Bapenda Medan Jajaki Harmonisasi Hukum dengan Kanwil Kemenkumham
MEDAN — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, Dr M Agha Novrian SSTP MSi, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatra Utara pada Selasa (28/7). Kunjungan ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan dan melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan sektor perpajakan daerah. Rombongan yang dipimpin Agha hadir bersama para kepala bidang untuk berdiskusi soal kepastian hukum inovasi layanan perpajakan.
Tujuan kunjungan dan agenda
Pertemuan dihelat di kantor Kanwil dan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Ignatius Mangantar Tua Silalahi SH MH. Agenda utama adalah pemaparan program inovasi Bapenda dan permintaan pendampingan hukum dari Kanwil. Langkah ini ditempuh untuk menjamin setiap kebijakan pajak daerah memiliki dasar hukum yang kuat.
Pemaparan inovasi Bapenda
Agha memaparkan sejumlah program inovasi yang telah dan sedang dijalankan Bapenda Kota Medan. Ia menegaskan bahwa pengembangan inovasi selalu berpedoman pada peraturan yang berlaku. Agha juga berharap Kanwil dapat memberikan pandangan, masukan, serta pendampingan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan inovasi tersebut.
"Kami ingin memastikan seluruh terobosan dan inovasi pelayanan perpajakan daerah memiliki payung hukum yang kuat, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum sehingga dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan,"
Tanggapan Kanwil Kementerian Hukum
Kepala Kanwil Kementerian Hukum Sumatra Utara menyambut baik inisiatif Bapenda Kota Medan. Ignatius mengapresiasi berbagai inovasi sebagai wujud komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi penerimaan daerah. Namun, ia mengingatkan agar Bapenda tidak cepat berpuas diri dan terus melakukan penyempurnaan kebijakan.
Selain itu, Ignatius mendorong agar inovasi yang dilahirkan bersifat adaptif dan responsif, serta selaras dengan perkembangan regulasi. Dorongan ini penting agar kebijakan perpajakan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat Kota Medan di masa mendatang.
Dampak dan tindak lanjut
Pertemuan ini membuka peluang bagi sinergi teknis antara Bapenda dan Kanwil untuk menyusun payung hukum inovasi layanan perpajakan. Pendampingan hukum diharapkan mempercepat implementasi kebijakan yang aman secara hukum dan efektif dalam meningkatkan PAD. Selanjutnya, kedua pihak akan menjajaki koordinasi lanjutan untuk penyusunan regulasi pendukung dan evaluasi program.
Dengan kepastian hukum yang lebih kuat, diharapkan inovasi pelayanan perpajakan Kota Medan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi penerimaan daerah serta kualitas layanan publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkab Samosir Hentikan Operasional 4 Usaha Tak Miliki PBG
Pemkab Samosir menghentikan sementara operasional empat usaha di Pangururan karena belum memiliki Persetujua...
Skandal LIMS Polri Ungkap Celah Hukum Penyadapan yang Belum Diatur
Skandal LIMS Polri membuka celah hukum penyadapan; undang‑undang khusus belum ada meski MK mengingatkan seja...
Banding atas Vonis 1 Tahun untuk Ayah-Anak dalam Kasus PT Universal Gloves
Kuasa hukum ajukan banding atas vonis 1 tahun untuk ayah dan anak dalam perkara PT Universal Gloves setelah...
NasDem Samosir Gelar Aksi Bersih Waterfront City dalam HUT ke-15
DPD NasDem Samosir menggelar aksi bersih-bersih di Waterfront City Pangururan pada 5 November 2026 sebagai b...
Tekanan Teman Dorong Remaja Coba Narkoba, Akademisi Ingatkan Waspada
Akademisi STIK-P Medan peringatkan tekanan pertemanan dan pengaruh media sosial bisa mendorong remaja mencob...
BNN Sumut Bawa Program Ananda Bersinar ke SMA Negeri 5 Medan
BNN Sumut menggelar Ananda Bersinar di SMA Negeri 5 Medan (6/11) untuk edukasi antinarkoba dan membentuk age...