Kuasa Hukum Banding dan Laporkan Hakim ke KY serta Bawas MA
Medan — Kuasa hukum penggugat, Dr (C) Hadi Yanto SH MH CLA, menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding dan melaporkan ketua majelis hakim berinisial H ke Komisi Yudisial serta Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA)
Alasan banding dan rencana pelaporan
Hadi menyatakan pihaknya menilai terdapat sejumlah pertimbangan hukum dalam putusan majelis hakim yang bertentangan dengan fakta-fakta yang dihadirkan selama persidangan. Karena masih tersedia upaya hukum, tim kuasa hukum memilih untuk menempuh banding.
Selain banding, Hadi mengatakan pihaknya akan menyusun laporan resmi ke KY dan Bawas MA dengan alasan adanya kekeliruan pertimbangan hukum yang menurut mereka tidak sesuai dengan bukti persidangan.
"Kami menghormati putusan pengadilan sebagai produk lembaga peradilan. Namun, karena masih tersedia upaya hukum, kami akan mengajukan banding. Selain itu, kami juga berencana melaporkan hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawasan Mahkamah Agung karena menurut penilaian kami terdapat sejumlah pertimbangan hukum yang tidak sesuai dengan fakta persidangan," ujar Hadi.
Obyek sengketa dan isi putusan
Perkara berkaitan dengan tanah dan bangunan yang kini dijadikan usaha kafe di Jalan Williem Iskandar (Pancing) Nomor 5, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung. Dalam Putusan Nomor 3141/Pdt.G/2025/PA.Mdn tanggal 25 Juni 2026, majelis hakim mengabulkan sebagian gugatan rekonvensi dengan menetapkan aset tersebut sebagai harta bersama dan memutuskan masing-masing pihak berhak atas setengah bagian.
Keberatan penggugat terhadap status aset
Hadi berargumen aset itu merupakan hibah dari orang tua penggugat kepada anaknya pada 2015. Dengan demikian, menurut timnya, aset tidak semestinya dikategorikan sebagai harta bersama karena status kepemilikan sudah jelas sebelum perkawinan atau peristiwa yang menjadi dasar pembagian harta.
Hadi juga menyatakan akan merinci keberatan lain — termasuk analisis bukti dan penilaian hakim — dalam memori banding dan laporan ke lembaga pengawas.
Pandangan penggugat
Penggugat, Linda, menyatakan merasa dirugikan oleh putusan itu. Ia menilai majelis hakim mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan alat bukti yang ia hadirkan secara memadai selama persidangan.
"Menurut penilaian saya, hakim telah menjatuhkan putusan tanpa mempertimbangkan atau tanpa didukung alat bukti yang memadai sebagaimana terungkap dalam persidangan," ujar Linda.
Linda menyebut telah menghadirkan bukti surat, keterangan saksi, serta data dari Samsat terkait kendaraan dan alamat rumah. Ia juga menuduh tergugat melakukan kawin halang dan tidak memberi nafkah selama rumah tangga, yang menurutnya didukung saksi namun tidak dianalisis dalam putusan. Linda berharap KY dan Bawas MA menindaklanjuti laporan sesuai kewenangan masing-masing.
Langkah selanjutnya
Tim penggugat akan menyusun memori banding yang memuat uraian bukti dan keberatan hukum secara rinci. Laporan ke KY dan Bawas MA dipersiapkan paralel untuk menilai aspek etik dan prosedural dalam pemeriksaan perkara. Proses banding dan pengawasan nantinya menentukan apakah putusan dapat berubah atau dibenarkan oleh pengawas peradilan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkab Samosir Hentikan Operasional 4 Usaha Tak Miliki PBG
Pemkab Samosir menghentikan sementara operasional empat usaha di Pangururan karena belum memiliki Persetujua...
Skandal LIMS Polri Ungkap Celah Hukum Penyadapan yang Belum Diatur
Skandal LIMS Polri membuka celah hukum penyadapan; undang‑undang khusus belum ada meski MK mengingatkan seja...
Banding atas Vonis 1 Tahun untuk Ayah-Anak dalam Kasus PT Universal Gloves
Kuasa hukum ajukan banding atas vonis 1 tahun untuk ayah dan anak dalam perkara PT Universal Gloves setelah...
NasDem Samosir Gelar Aksi Bersih Waterfront City dalam HUT ke-15
DPD NasDem Samosir menggelar aksi bersih-bersih di Waterfront City Pangururan pada 5 November 2026 sebagai b...
Tekanan Teman Dorong Remaja Coba Narkoba, Akademisi Ingatkan Waspada
Akademisi STIK-P Medan peringatkan tekanan pertemanan dan pengaruh media sosial bisa mendorong remaja mencob...
BNN Sumut Bawa Program Ananda Bersinar ke SMA Negeri 5 Medan
BNN Sumut menggelar Ananda Bersinar di SMA Negeri 5 Medan (6/11) untuk edukasi antinarkoba dan membentuk age...