Bae Sin Yeong Tinggalkan Persita setelah 196 Penampilan
Bae Sin Yeong resmi meninggalkan Persita Tangerang setelah lima musim penuh dedikasi. Pemain asal Korea Selatan itu mengakhiri kebersamaannya dengan Pendekar Cisadane pada akhir musim 2024/2025, setelah mencatatkan total 196 penampilan untuk klub.
Perjalanan bersama Persita
Bae tiba di Persita pada 16 Juni 2021 dari Suphanburi, Thailand. Sejak itu ia menjadi andalan di lini tengah dan figur penting dalam era modern klub. Dalam lima musim berseragam ungu, ia dikenal sebagai pemain yang kokoh dan konsisten menghadapi tekanan lawan.
| Musim | Penampilan | Gol |
|---|---|---|
| 2022/2023 | 32 | 3 |
| 2023/2024 | 26 | - |
| 2024/2025 | 29 | - |
| Total (lima musim) | 196 |
Peran, karakter, dan hubungan dengan klub
Bae tak hanya berperan sebagai gelandang bertahan yang disiplin, tetapi juga cepat beradaptasi dengan lingkungan klub. Ia sering disebut sebagai salah satu gelandang asing terbaik yang pernah bermain untuk Persita.
"Kerja keras adalah kunci meraih kemenangan bersama tim,"
Kalimat itu kerap diulang Bae setiap awal musim, sekaligus ungkapan terima kasih kepada pengurus dan suporter atas kepercayaan selama berada di Tangerang. Ia juga menyebut bahwa kehidupan dan kuliner di Tangerang membuatnya merasa nyaman.
Karier sebelum bergabung ke Tangerang
Bae lahir 11 Juni 1992 di Gimcheon, Korea Selatan. Karier profesionalnya dimulai bersama Suwon FC di K League 2 pada Januari 2015. Setelah melalui beberapa klub dan masa peminjaman, ia sempat memperkuat klub di Thailand sebelum akhirnya mendarat di Indonesia dan menemukan rumah kedua di Tangerang.
Ucapan manajemen dan warisan nomor punggung
Manajemen Persita menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi, profesionalisme, dan loyalitas Bae selama lima musim. Nomor punggung 33 yang dikenakannya disebut akan selalu dikenang sebagai simbol kerja keras dan ketulusan seorang pejuang di lini tengah Pendekar Cisadane.
Kepergian Bae menutup babak penting dalam sejarah Persita musim ini, sekaligus meninggalkan jejak konsistensi yang akan diingat suporter dan staf klub.
Berita Terkait
Katy Perry Jadi Sorotan di Pembukaan Piala Dunia 2026 AS
Katy Perry jadi sorotan upacara pembukaan Piala Dunia 2026 AS, tampil bersama Tius Luka sebelum AS menang 4-...
Irankunda Jadi Pembeda, Australia Unggul 1-0 atas Turki
Nestory Irankunda membawa Australia unggul 1-0 atas Turki lewat gol pada menit ke-27 di Stadion BC Place, Va...
Rieke Dukung 'Tim Kemanusiaan' untuk Piala Dunia 2026
Rieke Diah Pitaloka mendukung 'tim kemanusiaan' di Piala Dunia 2026 dan mengusulkan pesan perdamaian disisip...
Rieke Diah: Jangan Lupakan Pengungsi dan Pekerja Migran
Rieke Diah mendesak FIFA dan panitia Piala Dunia 2026 untuk tak melupakan pengungsi, pekerja migran, dan kom...
Alanis Morissette & Michael Bublé Hibur Pembukaan Piala Dunia 2026
Alanis Morissette dan Michael Bublé tampil di upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Toronto sebelum laga Kan...
Rieke Minta RRI Sajikan Liputan Humanis Piala Dunia 2026
Rieke apresiasi siaran 24 jam RRI dan minta liputan humanis Piala Dunia 2026, melibatkan anak, perempuan, da...