Nasional

Asmat Perkuat Literasi dan Numerasi di Pendidikan Dasar

Bagikan:

Kabupaten Asmat memfokuskan penguatan pendidikan dasar pada penuntasan literasi dan numerasi siswa melalui peningkatan kualitas guru, pendampingan sekolah, dan pemerataan tenaga pendidik hingga ke kampung-kampung. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Barbalina Toisuta, saat ditemui di kantor dinas, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Penguatan fondasi pendidikan dasar

Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat menilai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung harus dibangun sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sekolah dasar (SD). Fokus ini dipandang penting agar siswa yang naik ke jenjang SMP sudah mempunyai bekal dasar yang memadai.

Menurut Barbalina, perhatian pemerintah daerah diarahkan pada peningkatan fondasi agar proses pembelajaran di tingkat berikutnya berjalan efektif.

"Pak Bupati fokus untuk fondasinya yang paling utama. Beliau mulai dari fondasinya itu anak usia dini dengan SD,"

Strategi: pendampingan dan pemerataan guru

Untuk mencapai target peningkatan literasi dan numerasi, Dinas melakukan pendampingan intensif ke PAUD dan SD di kampung-kampung. Pendampingan ini melibatkan kepala distrik dan kepala kampung untuk memperluas jangkauan dan keberlanjutan program.

Langkah konkret yang ditempuh meliputi:

  • Pelatihan dan peningkatan kompetensi guru PAUD dan SD,
  • Penempatan tenaga pendidik merata hingga kampung terpencil,
  • Pendampingan langsung di kelas awal untuk memperkuat literasi dan numerasi.

"Kami menggandeng semua, kepala distrik, kepala kampung. Karena kalau kami sendiri saja kami tidak mampu,"

Perlombaan sebagai alat motivasi

Dinas juga menggelar kegiatan perlombaan literasi dan numerasi untuk mendorong semangat belajar siswa dan guru. Perlombaan melibatkan sekolah dari pusat kota hingga kampung, sebagai cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan motivasi.

"Hal kecil itu yang bisa kami lakukan di sini untuk memberikan motivasi bagi anak dan juga guru,"

Prospek dan pelibatan masyarakat

Barbalina berharap program penguatan fondasi pendidikan ini berjalan bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah daerah akan terus melibatkan semua pemangku kepentingan untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak Asmat.

Dengan langkah simultan berupa peningkatan kompetensi guru, pemerataan tenaga pendidik, dan keterlibatan komunitas, daerah berharap kualitas pembelajaran dasar meningkat sehingga transfer kompetensi ke jenjang berikutnya menjadi lebih lancar.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait