Dewanti: Rp25 Miliar untuk Jalan Kepanjen-Pagak Harus Transparan
SURABAYA — Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, meminta agar alokasi sekitar Rp25 miliar untuk penanganan ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kabupaten Malang, dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan kualitas pekerjaan terjamin. Permintaan itu disampaikan Jumat (18/9/2026) agar belanja infrastruktur benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar serapan anggaran.
Permintaan transparansi dan pengawasan
Dewanti menekankan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran dalam pelaksanaan proyek. Ia meminta pemerintah daerah dan dinas terkait tidak mengabaikan kualitas demi percepatan administrasi penyerapan anggaran.
"Saya mengingatkan agar pemerintah dan dinas terkait tidak sekadar bekerja asal-asalan demi menyerap anggaran,"
Menurutnya, setiap rupiah negara yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Detail alokasi dan titik prioritas
Ruas Kepanjen-Pagak mendapat alokasi sekitar Rp25 miliar dalam skema pembiayaan pusat. Ruas ini menjadi salah satu dari tiga titik prioritas yang diusulkan ke pemerintah pusat dengan total nilai sekitar Rp125 miliar.
- Kepanjen-Pagak (alokasi sekitar Rp25 miliar)
- Kalipare-Donomulyo
- Akses Pujiharjo hingga kawasan Kampung Nelayan Merah Putih
Dampak pada konektivitas dan ekonomi lokal
Dewanti menyebut peningkatan kualitas jalan berperan penting untuk konektivitas antarwilayah di Kabupaten Malang. Jalan yang lebih layak diharapkan memperlancar distribusi hasil bumi, akses pendidikan, dan mobilitas warga.
"Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat luas. Karena itu, kualitas pekerjaan di lapangan tidak boleh diabaikan,"
Pengawasan hingga hasil nyata
Selain memastikan proses pengadaan transparan, Dewanti mendorong pengawasan berkelanjutan sejak pelaksanaan hingga serah terima pekerjaan. Tujuannya agar hasil di lapangan sesuai standar teknis dan menjawab kebutuhan dasar warga.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak diukur dari besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari sejauh mana infrastruktur tersebut memberi manfaat nyata dalam jangka panjang.
Dengan pengelolaan dan pengawasan yang ketat, pembangunan ruas Kepanjen-Pagak diharapkan meningkatkan konektivitas dan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih lancar di Kabupaten Malang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ansari Ingatkan Wisudawan STEI Pamekasan: Buktikan Manfaat Ilmu
Ansari minta wisudawan STEI Masyarakat Madani Pamekasan membuktikan manfaat ilmu mereka; 44 lulusan diwisuda...
Blitar Perkuat Nasionalisme dan Keterampilan Generasi Muda Lewat Soekarno Way
Pemkab Blitar dorong nasionalisme dan keterampilan generasi muda lewat talkshow Soekarno Way untuk siapkan p...
Hasto Ajak Mahasiswa Teladani Soekarno Way di Blitar
Hasto Kristiyanto mengajak mahasiswa meneladani Soekarno Way sebagai pedoman kepemimpinan berideologi dan be...
Soekarno Run Blitar 2026 Dorong Peran Anak Muda di Politik
Deni Wicaksono: partai harus beri ruang bagi generasi muda lewat kegiatan seperti Soekarno Run dan Soekarno...
Soekarno Run Blitar: Partai Diminta Buka Ruang untuk Anak Muda
Deni Wicaksono minta partai buka ruang bagi pemuda lewat Soekarno Run dan kegiatan olahraga di Blitar untuk...
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Tempursari
PDI Perjuangan Lumajang menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Tempursari pada 7 November 2026 sebagai...