Mentan Amran Tiba di Istana, Isyaratkan Bahas Harga TBS
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tiba di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026, sekitar pukul 14.05 WIB. Kedatangan itu diperkirakan untuk menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto terkait sejumlah isu strategis sektor pertanian, termasuk harga TBS kelapa sawit dan ketahanan pangan.
Kedatangan dan agenda singkat
Saat hadir di kompleks Istana, Amran belum mengungkapkan agenda lengkap pertemuan. Ia hanya menyampaikan bahwa salah satu topik yang kemungkinan besar dibahas adalah perkembangan harga tandan buah segar (TBS).
"Ya, nanti tunggu saya keluar. Mungkin pertama, perkiraan saya ya, diskusi masalah TBS yang beberapa hari yang lalu turun,"
Perkembangan harga TBS
Amran mengatakan penurunan harga TBS yang sempat terjadi kini mulai kembali normal di banyak daerah. Meski demikian, ia mengakui ada wilayah yang belum pulih sepenuhnya.
"Tapi Alhamdulillah sudah kembali normal. Tapi masih ada sedikit, mungkin sekitar 5 persen yang belum pulih sampai 10 persen,"
Penjelasan itu menunjukkan pemerintah masih memantau fluktuasi harga dan dampaknya terhadap petani serta rantai pasok perkebunan.
Ketahanan pangan dan hilirisasi
Selain isu TBS, Amran menilai topik ketahanan pangan berpeluang masuk pembahasan. Pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan pasokan pangan di tengah tantangan global.
"Kemudian pangan, keseimbangan pangan kita dan hilirisasinya,"
Langkah hilirisasi, menurut Amran, penting untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan memperkuat perekonomian nasional. Kebijakan ini bertujuan mendorong pengolahan lokal agar manfaat ekonomi lebih besar dirasakan oleh pelaku usaha dan petani.
Implikasi dan langkah berikutnya
Pertemuan di Istana dipandang sebagai upaya koordinasi tingkat tinggi untuk merespons dinamika pasar komoditas strategis. Pemerintah kemungkinan akan meninjau kebijakan bantuan, intervensi pasar, atau dukungan hilirisasi untuk mempercepat pemulihan harga dan memperkuat ketahanan pangan.
Publik dan pelaku usaha akan menunggu hasil rapat tersebut sebagai sinyal kebijakan yang menyentuh petani dan nilai tambah komoditas nasional.
Berita Terkait
DPR: Pengabdian Eks KSAL Achmad Sutjipto Layak Jadi Teladan
Mantan KSAL Laksamana (Purn) Achmad Sutjipto wafat 18 Juni 2026; DPR memuji pengabdiannya dan menilai layak...
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Tampung 400 Ribu Siswa pada 2029
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan Sekolah Rakyat menampung lebih dari 400.000 siswa pada 2029, dari 45.000...
Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Jadi Tiga, Ribuan Terdampak
Tiga orang tewas dan 6.412 jiwa terdampak gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026; ribuan r...
Kementerian PU: Jembatan Palu 1 dan 4 Aman Setelah Gempa
Kementerian PU memastikan Jembatan Palu 1 dan 4 aman dipakai setelah gempa 16 Juni 2026; tidak ditemukan ker...
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah: Fakta, Dampak, dan Mitigasi
Gempa M6,7 mengguncang Sulawesi Tengah 16 Juni 2026; tak berpotensi tsunami namun menimbulkan kerusakan, pul...
Regenerasi Kepemimpinan TNI Diperkuat Lewat Sertijab Strategis
TNI melaksanakan sertijab strategis di Mabes TNI, Cilangkap pada 17 Juni 2026 sebagai bagian dari regenerasi...