Indonesia Tuan Rumah AMPC 2026: Target Medali U-17 & U-19
Yogyakarta — Kejuaraan Asian Modern Pentathlon Championships (AMPC) 2026 kategori U-17 dan U-19 resmi digelar pada 10–17 Mei di Kompleks Olahraga Akademi TNI AU, Yogyakarta. Delapan negara berpartisipasi; Indonesia menjadi tuan rumah dan menargetkan medali serta pengalaman internasional bagi atlet mudanya.
Peserta dan jenjang lomba
Kompetisi tingkat Asia ini mempertemukan atlet muda dari delapan negara. Mereka beradu kemampuan dalam cabang multi-disiplin modern pentathlon, salah satu olahraga paling menantang secara teknis dan fisik.
Indonesia
India
Thailand
Singapore
Kazakhstan
Uzbekistan
Kyrgyzstan
Chinese Taipei
Sebagai negara tuan rumah, Indonesia mengirimkan 20 atlet hasil seleksi melalui kejuaraan nasional bulan lalu.
Ambisi dan tantangan Indonesia
Sekretaris Jenderal PP MPI, Ridwan Gultom, menyatakan target utama adalah meraih medali dan memberi pengalaman bertanding internasional bagi atlet muda.
"We are hoping to win medals. This is the first time the U-17 and U-19 Asian championships are being held in Indonesia"
— Ridwan Gultom, Sekretaris Jenderal PP MPI
Ridwan mengakui level persaingan di Asia tinggi karena beberapa negara sudah mengembangkan program modern pentathlon puluhan tahun. Namun, ia tetap optimis kemampuan atlet muda Indonesia bisa bersaing.
"The competition in Asia is quite tough because we are still relatively new in pentathlon, while other countries have been developing it for more than 50 years. But we can still compete."
— Ridwan Gultom
Manfaat jangka panjang dan target besar
Menurut Ridwan, partisipasi di kompetisi internasional penting untuk persiapan menghadapi event lebih besar seperti Asian Games dan Olimpiade. Indonesia pun sudah memastikan tiket kualifikasi untuk Asian Games mendatang.
"In the future, we hope to reach the Olympics. That is why we continue to intensify competitions so our athletes can gain international experience."
— Ridwan Gultom
AMPC 2026 dimaknai sebagai peluang strategis untuk menguatkan pembinaan atlet muda dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah olahraga Asia.
Penutup
Dengan menjadi tuan rumah, Indonesia berharap bisa mempercepat perkembangan modern pentathlon di dalam negeri dan membangun jalur pencapaian menuju kejuaraan kontinental dan internasional. Performa selama 10–17 Mei ini akan menjadi tolok ukur kemajuan program pembinaan jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wanita di Bandar Lampung Menangis saat Buaya Muara 2 Meter Diambil
Seorang wanita di Bandar Lampung menangis saat petugas mengevakuasi buaya muara ~2 meter yang dipelihara sej...
Koster Tetapkan Batas: Semua Papan Nama di Bali Wajib Aksara Bali hingga Apr 2027
Gubernur Bali Wayan Koster memberi tenggat akhir April 2027 bagi pemasangan aksara Bali pada papan nama publ...
PPBN 2026 Siapkan Generasi Muda Jadi Duta Pelestari Batik
PPBN 2026 angkat tema Batik Derawan dan Maratua; ajang ini membekali generasi muda jadi duta budaya lewat ka...
HBRC Bandung Rayakan Anniversary ke-17 di Ciwidey
HBRC Bandung merayakan Anniversary ke-17 di Ciwidey dengan sekitar 1.000 peserta, memperkuat ikatan komunita...
BRI Junio x MLBB: Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit
BRI berkolaborasi dengan Mobile Legends luncurkan BRI Junio: kartu debit edisi khusus, hadiah collectible, c...
Pemerintah Larang Konser Israel Houghton di Jakarta karena Isu Keamanan
Pemerintah melarang konser Israel Houghton di Jakarta 24 Okt 2026 karena kekhawatiran keamanan dan dugaan du...