Lokal

KH Akhyar Nasution Jadi Imam dan Khatib Wukuf Arafah

Bagikan:
KH Akhyar Nasution memimpin ibadah wukuf di Padang Arafah

Arafah, Arab Saudi – KH Akhyar Nasution dipercaya menjadi imam dan khatib pada pelaksanaan Wukuf Arafah bagi jamaah Kloter 17 KNO asal Kota Medan dan sejumlah kabupaten di Sumatera Utara pada Selasa, 26 Mei bertepatan dengan 9 Zulhijjah 1447 H. Penunjukan ini dilakukan melalui rapat petugas kloter yang dipimpin Ketua Kloter, Dr. H. Muhammad David Saragih S.Ag MM.

Penunjukan dan struktur petugas

Keputusan penunjukan KH Akhyar disepakati dalam rapat bersama pembimbing kloter. Rapat itu melibatkan Ketua Kloter serta Pembimbing Ibadah (Bimbad) H. Sumarno, S.Ag MM. Hadir pula Bendahara Umum MUI Sumatera Utara, Drs. H. Sotar Nasution M.HB.

Menurut panitia, Akhyar dipilih karena memiliki kapasitas keilmuan dan pengalaman memadai dalam membimbing jamaah haji. Pilihan ini ditujukan agar puncak ibadah di Padang Arafah berjalan khusyuk dan terarah.

Profil singkat KH Akhyar Nasution

KH Akhyar Nasution aktif di beberapa organisasi keagamaan di Sumatera Utara. Ia menjabat Ketua Bidang Keuangan dan Filantropi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, ia memimpin KBIHU Dhuyufur Rahman Kota Medan yang rutin melakukan pembinaan jamaah haji dan umrah.

Makna dan pesan saat Wukuf

Dalam pernyataan bersama dengan Bendahara Umum MUI Sumut, KH Akhyar memaparkan makna penting wukuf di Arafah. Ia menekankan bahwa momen ini adalah puncak spiritual ibadah haji yang mesti dimanfaatkan jamaah untuk taubat dan memohon ampunan.

"Di tempat inilah Allah SWT mengabulkan doa-doa terbaik dan membanggakan hamba-hamba-Nya yang berkumpul dalam keadaan hina, merendahkan diri, dan penuh harap kepada-Nya," kata KH Akhyar Nasution.

Ia merinci beberapa hikmah utama dari wukuf di Arafah. Antara lain sebagai refleksi Padang Mahsyar dan sebagai sarana kesadaran diri. Pada momen tersebut, semua jamaah dipanggil untuk merenungi hakikat penciptaan dan memperbanyak amal.

  • Refleksi Padang Mahsyar: semua manusia sama di hadapan Allah.
  • Makrifat: menjauh dari hiruk-pikuk duniawi dan meningkatkan kesadaran spiritual.
  • Sejarah: Hari Arafah terkait turunnya ayat yang menandai kesempurnaan agama.

Harapan untuk jamaah

KH Akhyar mengimbau seluruh jamaah Kloter 17 KNO untuk memaksimalkan doa dan taubat pada hari Arafah. Ia berharap agar setiap jamaah kembali dengan haji yang mabrur dan mendapat limpahan rahmat serta ampunan Allah SWT.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait