Ratusan Kader PDI Perjuangan Ziarah ke Makam Bung Karno
TULUNGAGUNG — Ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melakukan ziarah ke makam Bung Karno usai menghadiri peresmian renovasi Istana Gebang, Blitar, pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan digelar sebagai upaya menangkap dan meneruskan spirit perjuangan Bung Karno dalam pengabdian politik dan masyarakat.
Siapa yang hadir
Ziarah diikuti oleh seluruh pengurus DPC, pengurus PAC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung, serta Ketua Ranting se-Kabupaten Tulungagung. Kehadiran skala besar ini menunjukkan komitmen organisasi di tingkat kabupaten untuk memperkuat nilai-nilai sejarah dan ideologi partai.
Makna ziarah menurut pimpinan partai
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa ziarah bukan sekadar kunjungan rutin. Menurutnya, kegiatan itu bertujuan menyerap keteladanan dan pemikiran Bung Karno untuk diterapkan dalam praktik politik hari ini. Erma juga menyebutkan posisi ganda sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur mendukung pentingnya penguatan historis tersebut.
Nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang telah ditorehkan oleh para pendiri bangsa harus terus dihidupkan, terutama dalam praktik politik dan pengabdian kepada masyarakat saat ini.
Erma menambahkan bahwa hubungan historis antara Bung Karno dan PDI Perjuangan menuntut kader memahami pemikiran pendiri bangsa secara utuh. Ziarah menjadi sarana refleksi sekaligus penegasan komitmen terhadap dasar negara Pancasila, yang menurut Erma adalah buah perjuangan Bung Karno.
Ziarah ini dalam rangka menangkap spirit Bung Karno, karena kemerdekaan Indonesia dan dasar negara Pancasila adalah hasil perjuangan Bung Karno.
Seruan untuk generasi muda
Pada momentum Bulan Bung Karno 2026, Erma mengajak seluruh kader, khususnya generasi milenial dan Gen Z, untuk menjaga dan merawat pemikiran Bung Karno. Ia menilai tantangan kebangsaan saat ini membutuhkan fondasi nasionalisme yang kuat di kalangan anak muda.
Semangat nasionalisme harus tetap kita tumbuhkan, terutama di kalangan anak-anak muda saat ini.
Seruan ini diarahkan agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya menjadi warisan sejarah, melainkan juga menjadi pegangan dalam tindakan politik dan layanan publik sehari-hari. Kegiatan ziarah di Tulungagung diharapkan memicu lebih banyak program pengkaderan yang menekankan pendidikan sejarah dan nilai kebangsaan.
Penutup: momentum ziarah dan peringatan Bulan Bung Karno membuka ruang bagi PDI Perjuangan Tulungagung untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai pendiri bangsa. Ke depan, partai diperkirakan akan menindaklanjuti dengan kegiatan yang menargetkan keterlibatan aktif generasi muda dalam praktik politik berbasis nasionalisme.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Khitan Gratis di Magetan, PDI Perjuangan Gelar Layanan Rutin
DPC PDI Perjuangan, komunitas, dan Muhammadiyah Ngariboyo menggelar khitan gratis rutin setiap Jumat untuk m...
Soekarno Run Banyuwangi: Pelari Tampil dengan Kostum Beragam
Soekarno Run Banyuwangi 20 Sept 2026 menampilkan pelari dengan kostum adat, tokoh pewayangan, dan kreasi mod...
Anak Usia Dini Ikut Soekarno Run BWX 2026, Peserta Termuda 4 Tahun
Anak-anak ikut Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi; peserta termuda 4 tahun dan kategori 1K jadi ruang penge...
Eri Cahyadi Tekankan Semangat Berdiri di Kaki Sendiri di Soekarno Run
Eri Cahyadi mengajak peserta Soekarno Run BWX 2026 menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kemandirian,...
Romy Ajak Gen Z Kuasai Pengawasan Pemilu Jelang 2029
Romy Soekarno dorong Gen Z pahami pengawasan partisipatif jelang Pemilu 2029, waspadai hoaks, AI, dan politi...
Ketua DPRD Trenggalek Turun Bersihkan Saluran Irigasi
Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi turun ke Desa Sambirejo dan Ngadirenggo, membersihkan saluran irigasi s...