Yubileum ke-75 Paroki Santo Fidelis: Pesan Kesetiaan dan Kerendahan Hati
Doloksanggul — Uskup Agung Medan Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap mengajak umat Katolik untuk hidup setia, rendah hati, dan penuh kasih saat memimpin Perayaan Syukur Yubileum ke-75 Paroki Santo Fidelis, Minggu (5/7), di Gereja Katolik Santo Fidelis Doloksanggul.
Ibadah dipimpin Mgr. Kornelius bersama para imam diosesan dan dihadiri Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan, unsur Forkopimda, biarawan-biarawati, tokoh masyarakat, serta ribuan umat. Perayaan mengangkat tema "Semakin Beriman, Semakin Bersaudara, dan Semakin Berbelarasa".
Perayaan Yubileum dan partisipasi umat
Perayaan Yubileum ke-75 berlangsung sebagai momentum syukur dan perjumpaan iman. Ribuan umat hadir untuk mengikuti liturgi, doa, dan perayaan bersama yang diwarnai kegiatan religius dan sosial gereja setempat.
Hadirnya pejabat daerah menunjukkan hubungan antara gereja dan pemerintah daerah dalam pembangunan karakter serta pelayanan sosial. Kehadiran unsur Forkopimda menegaskan peran lembaga agama sebagai mitra komunitas lokal.
Pesan homili: mengundang kelegaan melalui kerendahan hati
Dalam homilinya, Mgr. Kornelius mengutip ajakan Yesus dalam Injil Matius. Ia mengingatkan bahwa Kristus tidak menjanjikan hidup tanpa beban, melainkan menawarkan kelegaan bagi yang datang kepada-Nya.
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu."
Ia menekankan pentingnya menjadi lemah lembut dan rendah hati sebagai jalan memperoleh kelegaan rohani. Menurut Mgr. Kornelius, semangat Yubileum harus mendorong refleksi pribadi.
"Kita perlu terus berefleksi, apakah hidup kita sudah semakin menyerupai Kristus yang setia, rendah hati, dan penuh kasih."
Uskup menegaskan bahwa perayaan tidak boleh berhenti sebagai ritual semata. Yubileum seharusnya menjadi titik tolak pembaruan iman yang nyata dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.
Respons pemerintah daerah dan harapan ke depan
Usai ibadah Ekaristi, Bupati Oloan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Paroki Santo Fidelis selama 75 tahun. Ia menyebutkan peran gereja dalam pelayanan iman, pendidikan, karya sosial, dan pembinaan karakter masyarakat.
"Paroki Santo Fidelis telah memberi kontribusi nyata melalui pelayanan iman, pendidikan, karya sosial, dan pembinaan karakter masyarakat,"
Bupati juga mengajak umat menjadikan nilai kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kasih sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari dan pengabdian sosial. Ia berharap kerjasama antara gereja dan pemerintah terus memperkuat kehidupan yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Perayaan Yubileum ke-75 ini menjadi momen refleksi kolektif sekaligus pengingat komitmen untuk menerapkan nilai-nilai Injil dalam tindakan nyata di tingkat keluarga dan komunitas.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
PKS Minta Penjelasan Menyeluruh soal R-APBD Medan 2027
Fraksi PKS DPRD Medan meminta penjelasan rinci atas proyeksi pendapatan, pengurangan belanja, dan kesiapan p...
MUI dan Pemkab Simalungun Perkuat Sinergi Jelang Hari Santri
Bupati Simalungun terima kunjungan MUI untuk perkuat sinergi; bahas Hari Santri dan pengukuhan pengurus MUI...
PDIP DPRD Medan Desak Pemko Tanggung Jawab Atasi Krisis Air
Fraksi PDIP DPRD Medan minta Pemko tanggung jawab atasi krisis air, segera tetapkan pejabat definitif, dan p...
Hilirisasi Bauksit: Proyek Smelter Mempawah dan Tantangan Energi
Indonesia mulai memproses bauksit di Mempawah untuk memperbesar kapasitas alumina dan membangun pabrik peleb...
FPRMI Aceh Gelar Diskusi Potensi Jerat Pidana dalam Jurnalistik
FPRMI Aceh menggelar diskusi 15 Okt di Banda Aceh membahas batas kebebasan pers, etika, dan potensi pidana d...
Binjai Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
Pemko Binjai tambah kendaraan, pasang CCTV TMA dan 14 sirene untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim...