CFD Langsa Jadi Panggung UMKM, Ribuan Warga Serbu Lapangan Merdeka
Langsa — Minggu (5/7) pagi, Lapangan Merdeka Kota Langsa dipadati ribuan warga. Kegiatan Car Free Day (CFD) berlangsung semarak sejak matahari mulai menghangat. Masyarakat hadir bersama keluarga dan sahabat untuk berolahraga, bersosialisasi, serta menikmati produk lokal.
Suasana CFD: Sehat dan Ramah Keluarga
Sepanjang kawasan CFD, suasana terasa sehat, hangat, dan penuh kebersamaan. Warga mengikuti jalan santai, senam, dan hiburan musik yang menambah semarak akhir pekan. Beragam jajanan pagi dan minuman segar menjadi pilihan pengunjung yang menikmati pagi tanpa kendaraan bermotor.
Platform Promosi bagi UMKM
CFD kini berfungsi lebih dari sekadar agenda olahraga. Kegiatan ini berkembang menjadi ruang promosi penting bagi pelaku UMKM setempat. Deretan stan dipenuhi pengunjung yang berburu kuliner dan produk kreatif.
- Aneka sarapan pagi dan jajanan tradisional
- Kue basah, kue kering, serta minuman berbahan buah asli
- Pakaian, parfum, aksesori, dan kerajinan kayu
Aroma makanan hangat berpadu dengan kesegaran minuman, menciptakan pengalaman kuliner yang menggugah selera. Produk kreatif pelaku usaha lokal semakin menunjukkan daya saingnya.
Dukungan Dekranasda dan Pemerintah Kota
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Langsa hadir aktif dengan mempromosikan produk kuliner dan hasil olahan UMKM binaan. Kehadiran mereka membuka peluang pemasaran lebih luas bagi produk unggulan daerah.
Antusiasme meningkat saat Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, bersama jajaran Pemerintah Kota mengunjungi stan-stand UMKM. Wali Kota berinteraksi langsung dengan pelaku usaha, membeli produk lokal, serta memberikan dorongan agar mereka terus berinovasi dan meningkatkan mutu.
Pengamanan dan Kelancaran Kegiatan
Suasana aman dan tertib terjaga berkat sinergi petugas. Personel Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Syariat Islam Kota Langsa memastikan kelancaran pelaksanaan CFD. Kehadiran aparat turut memberi rasa nyaman bagi pengunjung dan pelaku usaha.
Implikasi Ekonomi dan Sosial
CFD Kota Langsa kini menjadi ruang publik yang mempertemukan masyarakat dalam semangat kebersamaan. Kegiatan ini juga berperan sebagai panggung untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memperkuat kebanggaan terhadap produk daerah. Dengan dukungan berkelanjutan, CFD berpotensi memperluas pasar UMKM menuju Langsa JUARA.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pilkades Ledong Barat 7 Oktober: Dua Kandidat Berebut Kursi Kades
Pilkades Ledong Barat digelar 7 Oktober 2026 dengan dua kandidat: Ummi Marlina dan Wiludi. Warga berharap pe...
PKS Minta Penjelasan Menyeluruh soal R-APBD Medan 2027
Fraksi PKS DPRD Medan meminta penjelasan rinci atas proyeksi pendapatan, pengurangan belanja, dan kesiapan p...
MUI dan Pemkab Simalungun Perkuat Sinergi Jelang Hari Santri
Bupati Simalungun terima kunjungan MUI untuk perkuat sinergi; bahas Hari Santri dan pengukuhan pengurus MUI...
PDIP DPRD Medan Desak Pemko Tanggung Jawab Atasi Krisis Air
Fraksi PDIP DPRD Medan minta Pemko tanggung jawab atasi krisis air, segera tetapkan pejabat definitif, dan p...
Hilirisasi Bauksit: Proyek Smelter Mempawah dan Tantangan Energi
Indonesia mulai memproses bauksit di Mempawah untuk memperbesar kapasitas alumina dan membangun pabrik peleb...
FPRMI Aceh Gelar Diskusi Potensi Jerat Pidana dalam Jurnalistik
FPRMI Aceh menggelar diskusi 15 Okt di Banda Aceh membahas batas kebebasan pers, etika, dan potensi pidana d...