Kapolda Aceh Disambut Tradisi, TP PKK Janji Kolaborasi
ACEH BESAR — Irjen Pol Ruddi Setiawan resmi disambut saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Minggu (5/7). Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir menyampaikan sambutan hangat dan menyatakan kesiapan bekerja sama dengan Polda Aceh dalam program sosial dan pemulihan pasca bencana.
Sambutan dan komitmen kerja sama
Ketua TP PKK Aceh, yang akrab disapa Kak Na, menyambut kedatangan Kapolda dan Ketua Bhayangkari Polda Aceh, Sari Ruddi Setiawan, dengan tangan terbuka. Ia menekankan perlunya sinergi antara TP PKK, Bhayangkari, dan Polda untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah.
"Selamat datang dan selamat bertugas kepada Pak Ruddi dan Ibu Sari yang akan bertugas di Bumi Serambi Mekah. Pemerintah Aceh, termasuk TP PKK Aceh tentu menyambut dengan tangan terbuka dan siap berkolaborasi dan bekerja sama dengan Polda Aceh dan tentu saja dengan Ibu Sari selaku Ketua Bhayangkari Polda Aceh,"
Kak Na juga memaparkan beberapa fokus kerja bersama. Ia menyebut penanganan stunting, pengembangan UMKM, serta dukungan terhadap upaya pemulihan pasca bencana sebagai prioritas kolaborasi.
"Banyak ‘pekerjaan rumah’ yang harus TP PKK dan Bhayangkari kerjakan bersama dalam mendukung suksesnya berbagai program kerja pemerintah, termasuk penanganan dan penanggulangan stunting, pengembangan UMKM serta tentu saja mendukung kerja-kerja pemulihan pasca bencana,"
Riwayat dan tugas Kapolda baru
Irjen Pol Ruddi Setiawan dilantik sebagai Kapolda Aceh pada 4 Juli lalu oleh Kapolri. Ia menggantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purna tugas. Sebelum penugasan ini, Ruddi menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri.
Aceh bukan wilayah baru baginya. Pada 2021, Ruddi sempat bertugas sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, sehingga ia sudah mengenal kondisi lokal dan jaringan kerja di daerah.
Prosesi adat dan penampilan seni
Setibanya di ruang VIP bandara, Kapolda dan rombongan disambut dengan pertunjukan seni tradisional. Suguhan meliputi ranub lampuan dan Tari Mundur Saleim Hikmah, yang biasa dipentaskan untuk tamu kehormatan.
Tarian tersebut dibawakan oleh penari dari Sanggar Tjut Nyak Dhien Meuligoe Gubernur Aceh, binaan Ketua TP PKK Aceh. Selanjutnya, prosesi adat Peusijuek dilaksanakan oleh Ketua Majelis Adat Aceh, Yusri Yusuf.
Kehadiran pejabat daerah
Selain unsur TP PKK dan Bhayangkari, sejumlah pejabat daerah hadir menyambut kedatangan Kapolda. Di antara mereka terlihat Ketua DPRA Zulfadhli, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murthala, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati.
Penyambutan ini menunjukkan sinyal kuat kerjasama lintas lembaga di Aceh untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat dan penanganan isu strategis ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Binjai Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
Pemko Binjai tambah kendaraan, pasang CCTV TMA dan 14 sirene untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim...
PT Medan Perkuat Hukuman 8,5 Tahun untuk Yuyun Kristina
PT Medan menguatkan hukuman 8 tahun 6 bulan untuk Yuyun Kristina atas pembunuhan suami; masa tahanan dikuran...
Sarune Children Choir Raih Juara II di SICC 2026
Sarune Children Choir meraih Juara II Children Choir dan special award di SICC Samosir (24-27 Sep 2026), plu...
Kontingen Sumut Memukau di Got Talent PPSN VI Malang
Kontingen Sumatera Utara menampilkan Tari Tortor dan tari Pakpak di panggung Got Talent PPSN VI Malang, memp...
Sergai FC Menang Adu Penalti 5-4 atas Pemdes Sukasari
Sergai FC menang 5-4 lewat adu penalti atas Pemdes Sukasari FC pada laga eksebisi di Desa Sukasari, Minggu (...
Ribuan Ramaikan Tapanuli Utara Fun Run 2026, Bupati Ikut 7K
Ribuan peserta memeriahkan Tapanuli Utara Fun Run 2026 di Tarutung; Bupati Jonius ikut kategori 7K untuk men...