Yasser Al-Misehal Mundur Usai Arab Saudi Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Yasser Al-Misehal mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi setelah timnas negara itu gagal melaju dari fase grup Piala Dunia 2026. Pengumuman disampaikan lewat akun X pribadinya menyusul hasil buruk Grup H, di mana Arab Saudi menempati posisi terbawah dengan dua poin.
Kekalahan dan hasil pertandingan
Arab Saudi hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan berat di putaran grup. Rangkaian hasil itu membuat mereka gagal mencapai babak 32 besar dan memicu evaluasi kepengurusan.
- Imbang melawan Uruguay
- Imbang melawan Tanjung Verde
- Kalah 0-4 dari Spanyol
Pernyataan pengunduran diri
Di akun pribadinya, Al-Misehal menegaskan ia telah bekerja sebaik mungkin bersama jajaran federasi untuk mengabdi pada sepak bola Arab Saudi. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung selama masa jabatannya.
"Bersama rekan-rekan di jajaran pengurus federasi, kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengabdi kepada sepak bola Arab Saudi. Kami bekerja dengan penuh ketulusan demi mewujudkan harapan bangsa dan para pendukung,"
Al-Misehal juga menerima tanggung jawab atas kegagalan tim di turnamen ini dan meminta maaf kepada masyarakat yang menaruh harapan lebih pada penampilan tim nasional.
"Oleh karena itu, saya bertanggung jawab penuh atas hasil tersebut dan memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang berharap tim nasional bisa tampil lebih baik."
Proses suksesi dan kepemimpinan baru
Al-Misehal menyatakan dirinya tidak akan melanjutkan jabatan. Ia menilai federasi perlu kepemimpinan baru untuk memulai langkah berikutnya. Sesuai aturan, proses pembukaan pendaftaran calon untuk dewan pengurus baru akan segera dilaksanakan.
"Saya memang meninggalkan jabatan ini, tetapi insyaallah saya akan tetap mengabdi kepada tanah air dan kepemimpinan negara, serta mendukung kemajuan bagi olahraga Arab Saudi,"
"Sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, kami akan memulai proses pembukaan pendaftaran calon untuk pemilihan dewan pengurus federasi yang baru."
Warisan dan prospek
Selama tujuh tahun memimpin, Al-Misehal berperan penting dalam upaya membawa Arab Saudi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Langkah itu bagian dari strategi diversifikasi ekonomi negara. Namun, kegagalan di panggung dunia kali ini membuka babak baru bagi federasi untuk mengevaluasi dan merancang strategi jangka panjang.
Dengan mundurnya Al-Misehal, perhatian kini tertuju pada proses pemilihan pengurus baru dan langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki performa tim nasional menjelang turnamen-turnamen mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
FIFA Hapus Hydration Break di Meksiko vs Ekuador — Ini Sebabnya
FIFA menghapus hydration break pada Meksiko vs Ekuador (1 Juli 2026) setelah penundaan satu jam karena risik...
Mbappé Ukir Rekor Baru Usai Hancurkan Swedia 3-0
Kylian Mbappé cetak dua gol saat Prancis kalahkan Swedia 3-0 di babak 32 besar Piala Dunia 2026, memecah sej...
Issa Diop Raih MVP usai Selamatkan Maroko dari Belanda
Issa Diop terpilih MVP setelah menyamakan skor di 90+1 dan membawa Maroko menang atas Belanda lewat adu pena...
Meksiko Memimpin Sementara Usai Laga Molor Satu Jam
Meksiko memimpin sementara setelah laga lawan Ekuador di Estadio Azteca molor hampir satu jam karena cuaca;...
Lamine Yamal Tegaskan Tak Menyesal Pilih Spanyol
Lamine Yamal menegaskan tak menyesal pilih Spanyol dan mengkritik sorakan diskriminatif, sambil menikmati pe...
Deschamps Wanti-Wanti: Paraguay Ancaman Serius bagi Prancis
Deschamps memperingatkan Prancis agar tak meremehkan Paraguay yang disebut memiliki "senjata mematikan" jela...