Deschamps Wanti-Wanti: Paraguay Ancaman Serius bagi Prancis
Didier Deschamps memperingatkan Les Bleus agar tidak lengah setelah kemenangan atas Swedia, menjelang duel lawan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang digelar pada 5 Juli 2026. Pelatih Prancis menilai Paraguay punya "senjata mematikan" dan perlu dihormati sebagai lawan berbahaya.
Peringatan dari Deschamps
Deschamps mengatakan timnya akan menikmati kemenangan 3-0 atas Swedia, tetapi fokus langsung beralih ke laga berikutnya. Ia menegaskan perjalanan turnamen masih panjang dan tantangan sesungguhnya baru dimulai.
"Kami meraih kemenangan dengan selisih yang nyaman, meskipun sebenarnya bisa tampil lebih efektif di babak pertama. Kami akan menikmati kemenangan ini, tetapi kami juga tahu pertandingan berikutnya sudah menanti,"
Kenapa Paraguay Berbahaya
Menurut Deschamps, keberhasilan Paraguay melaju ke fase gugur bukan kebetulan. Mereka menunjukkan karakter khas tim Amerika Selatan: fisik kuat, disiplin duel, dan dihuni pemain berkualitas.
"Saya sudah mengamati Paraguay dan apa yang mereka capai bukanlah sebuah kebetulan. Mereka memiliki karakter khas tim Amerika Selatan, kuat dalam duel fisik, tangguh, dan dihuni pemain-pemain berkualitas,"
Fakta Kunci Menjelang Pertemuan
- Hasil terakhir Prancis: menang 3-0 atas Swedia di fase 32 besar.
- Paraguay melaju ke 16 besar usai menyingkirkan Jerman lewat adu penalti.
- Waktu pertandingan: Minggu pagi, 5 Juli 2026 (waktu lokal penyelenggara).
Fokus Tim dan Persiapan
Deschamps menegaskan target tim tidak berubah: terus melaju hingga memenangi Piala Dunia dan menambah bintang di dada tim. Ia memuji kebersamaan skuad sebagai modal besar dalam menghadapi fase gugur.
"Kami memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa dan rasa bangga yang besar. Kami harus mempertahankan fokus serta mengulangi penampilan seperti ini pada pertandingan berikutnya,"
Staf pelatih akan melakukan analisis mendalam terhadap permainan Paraguay untuk merancang skema terbaik. Deschamps menekankan setiap tim yang mencapai fase gugur layak mendapat penghormatan.
Sejarah Pertemuan
Pertemuan ini menyimpan kenangan bagi Deschamps. Prancis pernah menghadapi Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, saat kemenangan lewat gol emas Laurent Blanc membawa langkah penting sebelum Prancis menjuarai turnamen di kandang sendiri. Saat itu Deschamps masih menjadi kapten tim.
Dengan kombinasi kehati-hatian dan keyakinan, Prancis kini mempersiapkan diri menghadapi ujian berat melawan Paraguay. Hasilnya akan menentukan momentum Les Bleus melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...