Issa Diop Raih MVP usai Selamatkan Maroko dari Belanda
Bek Maroko Issa Diop dipilih sebagai Player of the Match setelah mencetak gol penyeimbang di masa injury time dan membantu Maroko menang atas Belanda lewat adu penalti pada laga Piala Dunia 2026. Penampilan Diop jadi penentu perjalanan laga yang sempat menguntungkan Belanda.
Gol penentu dan jalannya pertandingan
Belanda lebih dulu unggul melalui Cody Gakpo pada menit ke-72. Saat kemenangan Belanda tampak hampir pasti, Issa Diop menyamakan skor dengan sundulan pada menit ke-90+1 memanfaatkan umpan silang dari Chemsdine Talbi. Gol itu memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
Selama 30 menit extra time tak ada gol tambahan, sehingga pemenang ditentukan lewat adu penalti. Maroko akhirnya menang 3-2 dalam adu penalti dan melaju ke fase berikutnya.
Reaksi Issa Diop setelah terpilih MVP
Penampilan impresif Diop membuat pendukung memilihnya sebagai Player of the Match. Namun, pemain berusia 28 tahun itu merendah dan menyorot kontribusi tim.
Ini adalah penampilan tim, semua orang bermain dengan baik. Kami menjalankan rencana permainan dengan baik dan pada akhirnya kami menang.
Diop juga mengakui kondisi fisiknya sangat terkuras setelah bermain selama 120 menit.
Tentu saja saya merasa sangat lelah dan butuh pemulihan.
Saat ditanya pesan pertamanya kepada rekan satu tim setelah menerima penghargaan, Diop kembali menegaskan bahwa kemenangan bukan kerja individu.
Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami adalah negara Muslim dan masyarakat Muslim. Jadi ini bukan tentang individu atau kelompok, semua ini berasal dari Allah dan kami bersyukur kepada-Nya.
Kebijakan FIFA terkait trofi Player of the Match
Penghargaan Player of the Match adalah apresiasi resmi FIFA untuk pemain terbaik tiap pertandingan. Pada Piala Dunia 2026, FIFA menghadirkan dua versi trofi untuk menghormati keyakinan pemain.
Ada trofi standar dengan identitas sponsor bir Michelob ULTRA. Namun, bagi pemain Muslim, pemain di bawah usia 21 tahun, atau pemain yang menolak alkohol, tersedia versi trofi tanpa logo bir sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya dan agama.
Dampak kemenangan dan prospek Maroko
Kemenangan dramatic ini diprediksi memberi suntikan moral besar bagi Maroko menjelang laga berikutnya. Selain itu, sorotan terhadap penyerang bertahan seperti Diop menunjukkan kedalaman skuat Maroko dalam situasi tekanan tinggi.
Dengan momentum ini, fokus tim kini bergeser ke pemulihan pemain dan persiapan taktik menghadapi lawan berikutnya di turnamen.
Catatan: Penghargaan Player of the Match tetap menjadi simbol individual dalam konteks kerja tim yang lebih luas, seperti ditegaskan oleh Issa Diop usai pertandingan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...