Ancelotti Pusing: Cedera Paquetá dan Raphinha Jelang Norwegia
Carlo Ancelotti menghadapi masalah besar jelang laga 16 besar Piala Dunia 2026: Lucas Paquetá dipastikan absen dan peluang Raphinha pulih dinilai sangat tipis, sehingga persiapan Brasil menghadapi Norwegia berubah drastis.
Cedera Paquetá dan kondisi terakhir
Lucas Paquetá mengalami cedera paha saat Brasil melawan Jepang di babak 32 besar. Ia tak mampu menyelesaikan laga dan harus ditarik keluar sebelum pertandingan usai.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyatakan Paquetá langsung menjalani program pemulihan intensif untuk mempercepat proses pemulihan. Pernyataan resmi dikeluarkan pada Rabu, 1 Juli 2026.
"Dia akan menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan staf medis tim nasional Brasil. Dengan tujuan agar dapat segera kembali beraksi di Piala Dunia,"
Raphinha: peluang turun kecil
Situasi serupa menimpa Raphinha. Penyerang Barcelona itu masih berjuang melawan cedera otot paha belakang yang ia dapatkan saat menghadapi Haiti di fase grup. Cedera membuatnya absen saat Brasil mengalahkan Jepang.
"Kemungkinan Raphinha turun bermain melawan Norwegia sangat kecil. Bahkan, belum jelas apakah ia akan masuk dalam skuad Carlo Ancelotti,"
Pernyataan tersebut mengindikasikan pelatih tidak ingin mengambil risiko. Ancelotti disebut lebih memilih memulihkan Raphinha untuk kemungkinan tampil di babak perempat final jika Brasil lolos.
Perubahan susunan pemain dan opsi Ancelotti
Absennya Paquetá membuka ruang bagi Endrick untuk kembali menjadi starter. Penyerang Real Madrid itu sebelumnya turun dari bangku cadangan dan diperkirakan akan menempati lini depan Brasil saat menghadapi Norwegia.
Jika Raphinha tetap absen, Rayan berpeluang mempertahankan posisi di sisi kanan serangan. Penyerang 19 tahun yang kini bermain untuk AFC Bournemouth tampil menjanjikan saat dipercaya mengisi posisi tersebut melawan Jepang.
Dampak taktik dan target Brasil
Dengan beberapa pemain kunci diragukan atau absen, Ancelotti dituntut menemukan komposisi terbaik di tengah keterbatasan. Brasil tetap menargetkan tiket ke perempat final, namun harus melakukannya tanpa beberapa opsi utama.
Tim medis CBF akan terus memantau perkembangan kondisi pemain. Keputusan akhir soal daftar pemain untuk laga kontra Norwegia kemungkinan akan dipengaruhi progress pemulihan dalam beberapa hari ke depan.
Situasi ini menambah tekanan pada Ancelotti dan staf pelatih menjelang pertandingan hidup-mati di fase gugur, sekaligus menjadi ujian kedalaman skuad Brasil di Piala Dunia 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...