Santriwati Hafal 30 Juz, Wisuda Tahfiz Digelar di Deliserdang
Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an dan Hadits Al Faiz menggelar Wisuda Tahfiz dan Wisuda Akbar Tahun Ajaran 2025-2026 pada Sabtu, 20 Juni 2025 di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Acara dihadiri perwakilan pemerintah daerah, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. Hanip Fahri.
Peran pesantren dalam pengembangan SDM
Dalam sambutannya, dr. Hanip menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing. Ia menilai wisuda tahfiz bukan sekadar seremoni, melainkan bukti keberhasilan pendidikan dalam membentuk generasi Qurani yang cerdas dan berakhlak.
Hanip juga memberikan apresiasi kepada pihak pondok pesantren dan keluarga santri yang aktif mendampingi proses pembelajaran, sehingga lulusan mampu menyelesaikan hafalan Alqur’an dan pendidikan formal di pesantren.
"Kami berharap para santriwan/santriwati yang diwisuda ini dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Alqur’an dalam kehidupan sehari-hari."
Prestasi santriwati: hafal 30 juz
Salah satu momen paling menonjol dalam wisuda adalah keberhasilan santriwati Aura Ramadhan Putri, asal Desa Tembung, yang menyelesaikan hafalan 30 juz Alqur’an. Prestasi ini mendapat perhatian dan pujian dari pengurus pondok serta warga yang hadir.
Keberhasilan Aura menjadi contoh nyata capaian pembelajaran intensif di lingkungan pesantren. Pihak pondok menyebut pencapaian seperti ini dapat meningkatkan motivasi santri lain untuk mendalami Alqur’an secara konsisten.
Dukungan pengurus, guru, dan orang tua
Dalam acara tersebut, panitia dan perwakilan pondok menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung proses pendidikan. Poin yang disorot meliputi bimbingan intensif ustadz/ustadzah, peran keluarga, serta manajemen pondok yang memfasilitasi kegiatan tahfiz.
- Pengurus Pondok Pesantren
- Ustadz/ustadzah pembimbing
- Orang tua santri
Implikasi dan harapan ke depan
Keberhasilan wisuda ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak generasi yang menguasai Alqur’an dan mampu menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial. dr. Hanip menyatakan harapan agar lulusan menjadi teladan di lingkungan masing-masing dan turut berkontribusi pada pembangunan karakter masyarakat.
Prestasi Aura dan para wisudawan menjadi momentum bagi pondok untuk terus memperkuat program pendidikan tahfiz dan pembinaan akhlak, sehingga dapat melahirkan lulusan yang berdaya saing dan berintegritas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...