Polri Gelar Sambang Kamtibmas di Langkat, Periksa Layanan 110
Pada Sabtu (20/6), Polres Langkat menggelar Sambang dan Dialog Kamtibmas di Lyza Outbound, Desa Pertumbukan, Kecamatan Wampu. Kegiatan ini menghadirkan Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono dan Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo untuk memperkuat sinergi antar elemen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah.
Sambang dan dialog: tujuan dan peserta
Kegiatan diinisiasi Polres Langkat sebagai wadah silaturahmi dan penguatan kemitraan antara Polri serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda. Tujuan utama adalah menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat guna bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Langkat,"
Penekanan pada peran tiga pilar
Dalam arahannya, Kakorbinmas Polri Irjen Pol. Mardiyono mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap stabilitas keamanan. Ia menekankan pentingnya peran tiga pilar: Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa/lurah. Ketiga pilar ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan humanis.
Selain itu, Kakorbinmas mengingatkan bahwa pemeliharaan keamanan berjalan optimal melalui pendekatan preemtif dan preventif, yang menekankan edukasi, pembinaan, dan kemitraan kuat antara Polri dan warga.
Pengecekan layanan Call Center 110
Sebagai bagian dari praktik pelayanan, Kakorbinmas melakukan pengecekan langsung terhadap layanan Call Center 110 Polres Langkat. Hasil pengecekan menunjukkan panggilan diterima dan ditindaklanjuti secara cepat oleh operator.
Temuan ini menjadi bukti kesiapsiagaan personel Polres Langkat dalam merespons laporan masyarakat dan memberikan layanan darurat yang responsif.
Kegiatan pendukung dan respons masyarakat
Selain dialog, rangkaian kegiatan di lokasi meliputi:
- tausiyah keagamaan,
- pemberian santunan kepada anak yatim,
- penanaman pohon,
- pelepasan burung sebagai simbol kepedulian lingkungan,
- foto bersama para tokoh dan tamu undangan.
Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari para tokoh agama serta masyarakat yang hadir.
Implikasi dan tindak lanjut
Dialog ini mempertegas komitmen Polri untuk terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Penguatan peran tiga pilar dan layanan cepat seperti Call Center 110 diharapkan dapat menekan potensi gangguan keamanan serta mempercepat penanganan masalah di tingkat desa dan kelurahan.
Ke depan, Polres Langkat berpotensi melanjutkan kegiatan serupa di wilayah lain untuk memperluas jaringan kemitraan dan meningkatkan literasi keamanan publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...