Misteri Wartawan Hilang di Selat Sunda: Jeriken Ditemukan Hari Kelima
Basarnas menemukan satu jeriken minyak berwarna biru pada hari kelima operasi pencarian korban hilang di Selat Sunda. Penemuan terjadi pada Sabtu, 12 September 2026, saat tim KN SAR Tetuka menyisir Sektor X. Barang itu kini diamati dengan drone, namun belum dipastikan berkaitan dengan speedboat yang hilang bersama rombongan wartawan.
Temuan jeriken dan tindak lanjut SAR
Tim SAR melaporkan benda ditemukan sekitar pukul 10.05 WIB. Lokasi pencarian berada di koordinat 06°02.7161'S dan 105°31.5414'E. Area penyisiran di Sektor X mencapai sekitar 380 nautical mile persegi.
Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan menggunakan drone dari KN SAR Tetuka. Belum dapat dipastikan bahwa jeriken tersebut berkaitan dengan speedboat atau delapan orang yang masih dalam pencarian.
Petugas juga memeriksa setiap benda yang ditemukan di sepanjang jalur penyisiran untuk mencari petunjuk posisi speedboat dan penumpangnya.
Upaya dan alat yang dikerahkan
Penyisiran melibatkan KN SAR Tetuka dan Kapal Patroli RBB Peucang yang berangkat dari Dermaga Paku Anyer. Operasi berlangsung hingga sore dengan kondisi gelombang laut 0–1 meter. Seluruh temuan diperiksa oleh tim SAR gabungan.
Setiap benda yang ditemukan di sepanjang area pencarian tetap diperiksa oleh tim SAR gabungan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah benda-benda yang ditemukan dapat memberikan petunjuk mengenai posisi speedboat maupun delapan orang hilang.
Siapa yang hilang dan kronologi singkat
Berdasarkan keterangan resmi, ada delapan orang yang masih dicari. Mereka terdiri dari lima wartawan, seorang kapten, seorang anak buah kapal, dan seorang pemandu. Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk peliputan aktivitas gunung.
Kontak terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB ketika rombongan mengirimkan informasi lokasi kepada rekan di Lampung. Sekitar 22 menit kemudian, komunikasi terputus pada pukul 15.04 WIB.
Kontak terakhir dengan rombongan, tercatat pada pukul 14.42 WIB ketika mereka mengirimkan informasi lokasi kepada rekan jurnalis di Lampung. Sekitar 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus.
Identitas korban
Nama-nama wartawan dan awak yang dilaporkan hilang adalah:
- M. Bagus Khoirunnas (Kantor Berita)
- Ari Basuki (Merdeka.com)
- Yudhistiro (iNews)
- Firdaus (Anadolu)
- Donal (jurnalis lepas)
- Warta (kapten speedboat)
- Surakman (ABK)
- Heriyanto (pemandu)
Operasi pencarian masih berlanjut sambil menelaah setiap temuan di lapangan untuk memperoleh petunjuk baru terkait keberadaan speedboat dan delapan penumpangnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tolak Didikte, Perkuat Kemandirian
Presiden Prabowo di KTT BRICS 2026 tegaskan Indonesia menolak didikte dan prioritaskan kemandirian, terutama...
Prabowo Apresiasi Sambutan PM Modi di KTT ke-18 BRICS
Presiden Prabowo memberi apresiasi atas sambutan hangat PM Narendra Modi pada sesi terbatas KTT ke-18 BRICS...
PKP Wajibkan Penerima Bedah Rumah Tinggal Minimal 3 Tahun
Kementerian PKP mewajibkan penerima Program Bedah Rumah menempati rumah minimal tiga tahun untuk mencegah pe...
Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kemandirian Bangsa
Presiden Prabowo tekankan ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian dan kesejahteraan saat sesi KTT BRICS...
Hari Kelima Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Jeriken
Tim SAR memperluas pencarian hari kelima di Selat Sunda; menemukan jeriken minyak, namun delapan orang masih...
Semester I 2026: Ekspor Produk Perikanan Capai US$3 Miliar
Ekspor produk perikanan Indonesia semester I 2026 mencapai 566,25 ribu ton senilai sekitar US$3 miliar atau...