Prabowo Apresiasi Sambutan PM Modi di KTT ke-18 BRICS
Presiden Prabowo Subianto memberi apresiasi atas sambutan hangat yang diterima delegasi Indonesia dari Ketua BRICS, Perdana Menteri India Narendra Modi, pada sesi terbatas KTT ke-18 BRICS di India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi bertajuk Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism membahas penguatan tata kelola global yang lebih inklusif dan kerja sama multilateral.
Sambutan dan pesan terima kasih
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan terima kasih langsung kepada tuan rumah atas keramahan yang diterima delegasi Indonesia. Ia menilai penyambutan itu merupakan bentuk penghormatan bagi Indonesia dan menunjang suasana pertemuan yang produktif.
"... terima kasih atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami."
Presiden juga memberi pujian terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi yang dinilainya proaktif dalam mengarahkan agenda BRICS selama masa keketuaan India.
"Saya juga ingin memberikan apresiasi, atas kepemimpinan hebat Perdana Menteri Shri Narendra Modi, dalam memimpin BRICS."
Agenda sesi terbatas
Sesi terbatas yang diikuti para pemimpin negara anggota BRICS fokus pada bagaimana memperkuat tata kelola global agar lebih inklusif. Topik meliputi peran multilateralisme dalam menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik global.
Tokoh dan delegasi yang hadir
KTT ke-18 BRICS dihadiri lebih dari 20 kepala negara serta pimpinan lembaga internasional. Para pemimpin yang hadir antara lain:
- Presiden Rusia Vladimir Putin
- Presiden China Xi Jinping
- Presiden Indonesia Prabowo Subianto
- Presiden Iran Masoud Pezeshkian
- Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi
- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
- Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr.
- Presiden Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa
Selain kepala negara, hadir pula pimpinan organisasi multilateral, antara lain Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres; Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus; Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala; Presiden New Development Bank Dilma Rousseff; dan Presiden Asian Infrastructure Investment Bank Zou Jiayi.
Implikasi dan langkah ke depan
Apresiasi terhadap sambutan tuan rumah mencerminkan upaya diplomasi hangat yang mendukung dialog antarnegara. Suasana positif ini berpotensi memperlancar pembicaraan teknis dan kebijakan multilateral selama rangkaian KTT.
Dengan India sebagai ketua, peran BRICS diperkirakan tetap mendapat sorotan dalam pembahasan reformasi tata kelola global dan penguatan kerja sama ekonomi Selatan-Selatan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Semester I 2026: Ekspor Produk Perikanan Capai US$3 Miliar
Ekspor produk perikanan Indonesia semester I 2026 mencapai 566,25 ribu ton senilai sekitar US$3 miliar atau...
Hari Kelima SAR: Jeriken Ditemukan di Selat Sunda, Delapan Orang Masih Hilang
Tim SAR menemukan jeriken biru di Selat Sunda pada hari kelima pencarian, namun delapan orang yang hilang ma...
Karhutla Jabar Bakar 325,87 Ha, 215.424 KK Terdampak Kekeringan
BPBD Jabar catat 193 kejadian karhutla seluas 325,87 ha; 215.424 KK terdampak kekeringan. Distribusi 17,69 j...
Kementerian PKP Percepat Bedah Rumah, 434 Unit Dialokasikan di Menteng
Kementerian PKP mempercepat Program Bedah Rumah di Menteng dengan alokasi 434 unit; persyaratan dipermudah d...
Pompanisasi PHTC Selamatkan Lahan Padi di Cirebon dari Puso
Pompa hibrida PHTC di Cirebon keluarkan 36.000 liter/jam, cegah gagal panen akibat kekeringan dan embung boc...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Subsidi Stabil hingga 2026
Pertamina Patra Niaga menegaskan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 sesuai arahan pemerintah, me...