Bapanas Tindaklanjuti Dugaan Pungutan pada Penyaluran Bantuan Beras
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan akan menindaklanjuti laporan dugaan pungutan dalam penyaluran bantuan pangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, di Jakarta pada Jumat, 11 September 2026.
Bantuan harus diterima utuh
Bapanas menegaskan bantuan beras merupakan hak penuh KPM dan harus diterima secara utuh tanpa pemotongan apa pun. Rachmi menolak segala bentuk pungutan, termasuk yang diklaim sebagai sumbangan sukarela, selama proses penyaluran.
"Bantuan pangan ini hak penuh KPM. Harus diterima secara utuh volumenya serta dalam kondisi baik,"
Pemeriksaan dan koordinasi penyaluran
Untuk menelusuri laporan, Bapanas akan bekerja bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah. Langkah ini mencakup klarifikasi peran pendamping, aparat desa, dan petugas penyalur.
Bapanas juga meningkatkan kegiatan monitoring dan evaluasi langsung di titik-titik penyaluran. Tujuannya memastikan distribusi berlangsung tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.
Saluran pengaduan terbuka
Masyarakat diminta aktif melaporkan jika menemukan indikasi pungutan atau penyimpangan. Pengaduan dapat disampaikan melalui Whistleblowing System (WBS) resmi Bapanas, hotline Bapanas, atau layanan informasi resmi lembaga.
Target penyaluran dan volume bantuan
Program bantuan pangan beras tahap kedua 2026 menyasar 33.244.408 KPM seluruh Indonesia. Untuk periode Juli hingga September 2026, setiap KPM menerima 30 kilogram beras sekaligus.
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Target KPM | 33.244.408 keluarga |
| Berat per KPM | 30 kg |
| Total penugasan | 997.200 ton beras |
Bapanas menargetkan penyaluran selesai pada akhir September 2026. Pemerintah terus memantau distribusi bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah di berbagai wilayah.
Implikasi dan tindak lanjut
Karena seluruh biaya program ditanggung negara, Bapanas menegaskan tidak ada pungutan yang sah dikenakan kepada penerima. Jika terbukti ada pihak melakukan pungutan, Bapanas menyatakan akan mengambil langkah sesuai ketentuan.
Upaya ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pangan dan memastikan manfaat bantuan sampai pada yang berhak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...