Wafat Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah (Abu Doto)
Pemerintah Aceh menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017, dr. Zaini Abdullah yang akrab disapa Abu Doto, pada Sabtu (13/6). Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, menyampaikan belasungkawa dan permintaan doa bagi keluarga yang ditinggalkan.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Pemerintah Aceh turut berduka atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,
- Dr. Nurlis Effendi, Juru Bicara Pemerintah Aceh
Pengabdian sebagai dokter dan pemimpin daerah
Almarhum dikenal luas di Aceh tidak hanya sebagai politikus, tetapi juga melalui profesinya sebagai dokter. Selama menjabat Gubernur periode 2012-2017, ia terlibat dalam sejumlah kebijakan dan program yang diarahkan pada pemulihan pasca konflik serta pembangunan daerah.
Dedikasi dr. Zaini kepada pelayanan kesehatan dan upaya penguatan perdamaian menjadi bagian penting dari jejak perjuangannya. Pemerintah Aceh menilai kontribusi tersebut sebagai pilar penting bagi kemajuan daerah.
Penghormatan dan ajakan berdoa
Pemerintah provinsi menyampaikan penghargaan atas jasa almarhum dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Pernyataan resmi menekankan harapan agar segala amal pengabdian dr. Zaini menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Warisan untuk Aceh
Kepergian dr. Zaini Abdullah dipandang sebagai kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Pemerintah dan publik diingatkan untuk mengenang sumbangsihnya pada pembangunan daerah dan proses perdamaian. Jejak kebijakan dan pengabdian publik yang ditinggalkan diharapkan terus menjadi rujukan bagi generasi berikutnya.
Pemerintah Aceh menutup pernyataannya dengan penghormatan kepada keluarga yang berduka dan permintaan agar seluruh lapisan masyarakat ikut mendoakan almarhum. Semoga kenangan akan pengabdiannya tetap hidup dalam upaya membangun Aceh ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...