PN Medan Vonis 18 Bulan untuk Pelaku Penggelapan Motor Laundry
MEDAN — Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara kepada Indra Yusrizal, terdakwa kasus penggelapan sepeda motor pekerja laundry, pada Selasa (28/7). Majelis hakim menyatakan perbuatan terdakwa melanggar Pasal 486 UU RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Putusan pengadilan
Majelis hakim yang diketuai Risbarita menyatakan Indra terbukti bersalah. Vonis itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa sebelumnya.
"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan,"
Pertimbangan hakim
Dalam putusannya, majelis menyebut beberapa faktor yang memberatkan dan meringankan. Hakim menilai tindakan terdakwa menyebabkan kegelisahan publik dan menimbulkan kerugian materi sekitar Rp12 juta.
- Hal yang memberatkan: perbuatan meresahkan masyarakat dan korban mengalami kerugian finansial.
- Hal yang meringankan: terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan mengakui perbuatannya.
"Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan mengakui perbuatannya," kata hakim.
Kronologi tindak pidana
Jaksa dalam dakwaan menyebut Indra bersama seorang rekannya, Gunawan (berstatus DPO), menggelapkan sepeda motor milik pekerja laundry. Modus yang dipakai adalah meminjam kendaraan untuk mengambil cucian di Jalan AH Nasution, lalu tidak mengembalikannya.
Jaksa sebelumnya menuntut pidana penjara selama 2 tahun, tetapi majelis memutus lebih ringan. Setelah membacakan vonis, hakim memberi waktu kepada terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum untuk pikir-pikir apakah menerima putusan atau akan mengajukan banding.
Implikasi dan tindak lanjut
Vonis ini menjadi contoh penerapan Pasal 486 KUHP terhadap kasus penggelapan kendaraan bermotor. Putusan juga menegaskan bahwa kerugian materi dan dampak sosial menjadi pertimbangan penting dalam penjatuhan hukuman.
Proses hukum berikutnya bergantung pada keputusan pihak terdakwa dan penuntut apakah akan menerima vonis atau menempuh upaya hukum lebih lanjut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...