Lokal

13 Pengunjung Cafe di Labura Positif MET dan AMP Usai Razia Saber Bersinar

Bagikan:
Petugas BNNK Labura melakukan tes urine terhadap pengunjung tempat hiburan malam saat Operasi Saber Bersinar 2026

Labuhanbatu Utara — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Labuhanbatu Utara mengamankan 13 pria setelah tes urine menunjukkan kandungan methamphetamine (MET) dan amphetamine (AMP). Kejadian terjadi saat Operasi Saber Bersinar 2026 yang digelar dini hari pada Senin, 27 Juli, di sebuah cafe Desa Mambang Muda, Kecamatan Kualuh Hulu.

Razia dan temuan awal

Razia dimulai sekitar pukul 01.30 WIB dan menyasar satu tempat hiburan malam berdasarkan laporan masyarakat tentang dugaan penyalahgunaan narkotika. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap 39 pengunjung.

Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan barang bukti narkotika di lokasi. Namun hasil tes urine menunjukkan 13 orang terindikasi positif MET dan AMP, sementara 26 orang lainnya dinyatakan negatif.

Tim pelaksana dan proses lanjutan

Operasi dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Labura, Muhammad Hendro, SKM, M.Kes, bersama personel BNNK dan Satpol PP. Tim yang terlibat antara lain Kasubbag Umum, Ketua Tim Rehabilitasi, Ketua Tim Pemberantasan, Plh. Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, serta anggota tim lainnya.

Ke-13 orang yang positif dibawa ke kantor BNNK Labura untuk menjalani asesmen lebih lanjut sesuai ketentuan. Hasil asesmen akan menentukan langkah penyelesaian, apakah program rehabilitasi atau proses hukum bila ditemukan indikasi tindak pidana.

"Untuk penanganan lebih lanjut, ke-13 orang dibawa ke Kantor BNNK Labura guna menjalani proses asesmen sesuai ketentuan berlaku. Hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan, baik melalui rehabilitasi maupun proses hukum apabila ditemukan indikasi keterlibatan dalam tindak pidana narkotika,"

Tujuan operasi dan imbauan

Muhammad Hendro menjelaskan operasi ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNN untuk memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan menjaga keamanan publik dari peredaran narkoba.

"Kegiatan merupakan bagian dari strategi berkelanjutan mengedepankan penegakan hukum, deteksi dini, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika,"

Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif melapor apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Menurut Hendro, sinergi antara aparat penegak hukum dan partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan operasi.

Rangkaian operasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. BNNK Labura menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba melalui langkah terpadu penegakan hukum dan program rehabilitasi bagi penyalahguna.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait