Lokal

Smart Tourism: Virtual Tour 360° untuk Pemandian Citra

Bagikan:
Virtual Tour 360 Pemandian Air Panas Citra di Desa Sumber Padi, Kabupaten Batu Bara

Universitas Royal meluncurkan teknologi Smart Tourism berbasis Virtual Tour 360° untuk mempromosikan Pemandian Air Panas Citra di Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Program pengabdian kepada masyarakat ini menghadirkan aplikasi web, papan informasi QR Code, serta pelatihan pengelola untuk memperluas jangkauan promosi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Teknologi dan akses virtual

Tim pengabdian mengembangkan aplikasi berbasis web yang memungkinkan calon wisatawan melihat destinasi secara virtual sebelum berkunjung. Konten interaktif menampilkan lima titik lokasi di area pemandian dan dapat diakses melalui citrawisata.online. Selain itu, dipasang empat papan informasi berbasis QR Code di titik strategis.

Tim pelaksana dan perangkat

Pelaksanaan dikerjakan oleh tim multidisiplin dari Universitas Royal. Anggota tim terdiri dari dosen dan mahasiswa yang saling melengkapi keahlian teknis dan manajerial.

  • Andrew Ramadhani — Dosen Sistem Komputer
  • Nurhasanah — Dosen Manajemen
  • Muhammad Iqbal — Dosen Sistem Informasi
  • Zuriah Br Saragih — Mahasiswa Manajemen
  • Kevin Alfarer Ginting — Mahasiswa Sistem Komputer

Perangkat pendukung yang disiapkan meliputi kamera panorama 360°, tripod stabilizer, tablet kasir digital, serta buku panduan operasional.

Pelatihan administrasi dan pencatatan digital

Program tidak hanya fokus pada pemasaran. Tim memberi pelatihan kepada anggota kelompok sadar wisata (POKDARWIS) untuk memperbaiki pembukuan dan pencatatan transaksi.

Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kapasitas. Anggota yang paham pembukuan naik dari dua menjadi empat orang. Dua di antaranya kini mampu mengoperasikan sistem pencatatan digital secara mandiri.

Sistem yang dikembangkan juga menyediakan fitur pencatatan jumlah pengunjung, reservasi pondok, dan laporan pendapatan harian serta bulanan secara otomatis.

Sarana promosi dan administrasi

Integrasi Virtual Tour 360° dan sistem reservasi diharapkan memberi gambaran lebih jelas kepada calon pengunjung. Pengelola kini dapat menata administrasi usaha secara digital dan memperlihatkan fasilitas secara visual sebelum kunjungan langsung.

"Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membantu destinasi wisata lokal menjangkau calon pengunjung secara lebih luas,"

— Andrew Ramadhani

"Keberhasilan pengembangan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada promosi, tetapi juga pada kemampuan pengelola dalam memberikan pelayanan,"

— Nurhasanah

"Teknologi ini diharapkan tidak berhenti pada pembuatan aplikasi, tetapi dapat dimanfaatkan secara konsisten oleh pengelola,"

— Muhammad Iqbal

Sejarah, dampak ekonomi, dan evaluasi

Pembangunan Pemandian Air Panas Citra dimulai pada 2017 melalui sumur artesis dan resmi menjadi destinasi pada 2018. Keberadaan objek wisata membuka peluang kerja bagi warga setempat, termasuk pengelolaan kolam dan usaha makanan.

Sistem digital mulai diimplementasikan pada Agustus 2026. Namun, dampak terhadap jumlah kunjungan dan omzet UMKM masih perlu evaluasi lanjutan. Keberhasilan akan bergantung pada konsistensi pengelola memperbarui konten promosi dan memanfaatkan media sosial.

Pendanaan dan kemitraan

Program ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan nomor kontrak 033/PM/LPPM-UR/V/2026. Dukungan administrasi diberikan oleh LPPM Universitas Royal dan mitra POKDARWIS "CITRA".

Prospek dan penutup

Melalui kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat, penerapan Smart Tourism di Pemandian Air Panas Citra diharapkan menjadi model pemanfaatan teknologi digital. Program ini juga mendukung pencapaian SDGs terkait pekerjaan layak, inovasi, dan kemitraan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait