Aceh Besar Vaksinasi PMK: 50 Sapi Disasar di Ingin Jaya
Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar — Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar mengintensifkan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan melaksanakan vaksinasi dan pemberian vitamin kepada ternak, Selasa (28/7). Kegiatan menargetkan sekitar 50 ekor sapi menerima vaksin PMK dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Pelaksanaan vaksinasi dan pelibatan pihak terkait
Program dilaksanakan oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian. Tim bekerja sama dengan Koordinator Puskeswan Bukloh Kecamatan Ingin Jaya dan mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala.
Peternak setempat juga mendukung pelaksanaan vaksinasi sehingga proses berjalan di lapangan.
Target dan tujuan program
Menurut Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Uzir SPt MSi, target vaksinasi kali ini relatif kecil namun strategis. Target tersebut difokuskan untuk meningkatkan imunitas ternak dan mencegah penyebaran PMK di wilayah kecamatan.
"Pada hari ini kami bersama Koordinator Puskeswan Kecamatan Ingin Jaya melaksanakan vaksinasi PMK dengan melibatkan mahasiswa koas Universitas Syiah Kuala. Target vaksinasi memang tidak terlalu banyak, sekitar 50 ekor sapi, namun kami berharap seluruh target tersebut dapat tercapai."
Selain vaksin, tim juga memberikan vitamin sebagai upaya memperkuat kondisi tubuh hewan sebelum dan setelah vaksinasi.
Tantangan pelaksanaan
Uzir menyatakan pelaksanaan menghadapi sejumlah keterbatasan, termasuk kondisi cuaca panas. Meski demikian, para petugas tetap berkomitmen memberikan layanan kepada peternak.
"Kami harus tetap semangat membantu para peternak, walaupun dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki dan kondisi cuaca yang sangat panas. Semua itu tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah dalam melindungi kesehatan ternak masyarakat."
Dukungan dan sinergi
Dalam kegiatan ini, pihak kecamatan, aparatur gampong, peternak, dan akademisi berperan aktif. Uzir menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat.
"Terima kasih kepada Pak Camat, keuchik, seluruh stakeholder, para peternak, serta Kepala Dinas Pertanian yang terus memantau dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan vaksinasi ini."
Sinergi tersebut dinilai penting agar upaya pengendalian PMK di Aceh Besar berjalan optimal.
Langkah selanjutnya
Dinas Pertanian menyatakan kegiatan vaksinasi dan pemberian vitamin akan dilanjutkan secara rutin sesuai kemampuan dan ketersediaan sumber daya. Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat menekan risiko wabah PMK di tingkat lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...