Aceh Besar Bagikan PMT untuk Percepat Penyembuhan Pasien TBC
Kota Jantho, 28/7 – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Kesehatan menyerahkan Paket Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis kepada sepuluh pasien Terapi Pengobatan Tuberkulosis (TBC) di Puskesmas Kota Jantho. Penyerahan ini bertujuan mempercepat proses kesembuhan dan menekan angka putus obat pada penderita TBC.
Penyerahan PMT di Kota Jantho
Penyaluran PMT mendapat dukungan dari Bank Aceh Syariah Kota Jantho dan diserahkan oleh Asisten III Sekdakab Aceh Besar, Abdullah S.Sos. Paket yang diberikan berisi makanan bernutrisi tinggi protein untuk menjaga daya tahan tubuh pasien selama menjalani pengobatan.
Bantuan yang diserahkan berupa paket nutrisi tinggi protein ini ditujukan untuk menjaga daya tahan tubuh pasien selama menjalani masa pengobatan TBC,
Abdullah S.Sos
Pentingnya Nutrisi dalam Pengobatan TBC
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, Ns. Rina Karmila M.Kep., menekankan bahwa selain patuh minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT), pasien perlu asupan protein dan pola makan bergizi seimbang. Gizi yang baik meningkatkan efektivitas pengobatan dan daya tahan tubuh.
Pemenuhan gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan dan pemulihan pasien TBC. Pasien dengan status gizi buruk lebih rentan mengalami komplikasi dan pengobatan tidak tuntas,
Ns. Rina Karmila M.Kep
Peran Kader dan Dukungan Komunitas
Program penyerahan PMT juga diiringi langkah lapangan. Kader kesehatan di desa-desa dikerahkan untuk mendampingi pasien dan memantau kondisi mereka secara berkala. Kegiatan ini bertujuan memastikan pengobatan berjalan sampai tuntas.
- Mendampingi pasien sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO)
- Melakukan pemantauan gizi dan perkembangan kesehatan pasien secara langsung
- Memberikan edukasi kepada keluarga tentang pola hidup bersih dan sehat serta pentingnya ventilasi rumah yang baik
Implikasi dan Imbauan
Program ini bagian dari komitmen Pemkab Aceh Besar dan elemen pendukung lainnya dalam mencapai target nasional Eliminasi TBC 2030. Dukungan moral dan logistik diharapkan mengurangi stigma dan membuat pasien merasa diperhatikan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang mengalami batuk lebih dari dua minggu, demam, atau penurunan berat badan drastis untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...
Korban Tenggelam di Nagan Raya Ditemukan Meninggal
Jenazah Hamdani (42) ditemukan Minggu 20/9 sekitar 11.45 WIB, 100 meter dari lokasi hilang di Desa Agoi Kari...
Bendungan Lau Simeme Dimulai, DPRD Minta Perencanaan Pengendalian Banjir
DPRD Medan menyambut pengisian awal Bendungan Lau Simeme dan mendorong Pemko Medan susun perencanaan pengend...