Ekonomi

UMKM Palembang Perluas Pasar dengan Promosi Digital

Bagikan:
Pemilik El's Khitchen mempromosikan produk kuliner melalui media sosial

Pemilik El's Khitchen, Alun WD, menyampaikan bahwa pelaku UMKM kuliner di Kota Palembang semakin memperluas pasar melalui kombinasi inovasi produk dan pemasaran digital. Pernyataan itu disampaikan saat Alun menjadi narasumber pada Dialog UMKM Bicara di Pro 1 RRI Palembang, Senin, 20 Juli 2026. Strategi ini dinilai membuka peluang pasar lebih luas dan mendorong produk lokal menembus wilayah luar daerah.

Awal usaha dan filosofi nama

El's Khitchen mulai beroperasi pada 2023. Alun memulai usaha dari kegemarannya memasak dan bereksperimen dengan berbagai menu. Dari proses itulah ia membentuk resep yang dimodifikasi untuk pasar kuliner rumahan.

"Awalnya saya hobi memasak dan memang suka mencoba hal-hal baru. Dari situ saya memberanikan diri membuka usaha dengan menggunakan metode ATM, yaitu Amati, Tiru, dan Modifikasi."

Nama usaha juga menyimpan makna keluarga. Kata "El" diambil dari nama anaknya, sedangkan "Khitchen" menggambarkan suasana dapur rumahan yang melayani pesanan berdasarkan sistem pre-order.

"Nama El itu diambil dari nama anak saya, sedangkan Khitchen menggambarkan dapur rumah. Kami tidak ready setiap hari karena sistem penjualannya melalui pre-order."

Produk andal dan bahan baku

Menu pertama yang diluncurkan adalah cumi pedas nagih, yang hingga kini tetap jadi favorit pelanggan. Selain itu, El's Khitchen menghadirkan produk asinan buah dengan fokus pada bahan baku premium.

"Menu pertama kami adalah cumi pedas nagih. Untuk asinan, kami memakai buah premium seperti delima, leci, dan stroberi, bukan buah kalengan agar kualitas dan rasanya tetap terjaga."

Pemilihan bahan baku segar dan premium dipilih untuk menjaga konsistensi rasa dan citra produk rumahan yang berkualitas.

Tantangan modal dan strategi produksi

Alun mengakui keterbatasan modal menjadi tantangan utama dalam pengembangan usaha. Untuk mengatasi risiko kelebihan stok dan kerugian, El's Khitchen mengandalkan sistem pre-order sehingga produksi disesuaikan dengan jumlah pesanan.

"Modal sangat berpengaruh dalam menjalankan usaha. Karena itu kami memilih sistem pre-order agar produksi lebih efisien dan tidak mengalami kerugian."

Pemasaran digital sebagai penggerak perluasan pasar

Untuk menjangkau pelanggan lebih luas, El's Khitchen memanfaatkan media sosial sebagai saluran promosi utama. Strategi pemasaran meliputi pembuatan konten digital dan promosi antar-pelanggan.

"Pemasaran kami lebih banyak melalui media sosial, membuat konten, dan promosi dari teman ke teman. Cara itu cukup efektif untuk mengenalkan produk kepada masyarakat."

Menurut Alun, pemanfaatan teknologi digital memberi peluang besar bagi UMKM kuliner untuk meningkatkan daya saing. Inovasi produk yang dipadukan promosi digital dinilai dapat membantu usaha lokal bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri kuliner.

El's Khitchen menjadi contoh bagaimana kombinasi kreativitas resep, manajemen produksi sederhana, dan pemasaran digital dapat memperluas jangkauan pasar UMKM kuliner Palembang. Ke depan, penguatan modal dan pengelolaan digital diharapkan semakin mempercepat penetrasi produk ke pasar yang lebih luas.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait