Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat AI
Kementerian Perdagangan mendorong pelaku UMKM memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas pemasaran dan menembus pasar global. Program pelatihan teknologi digital digelar bersama Meta Indonesia dan UKMIndonesia.id dan dilaksanakan bergiliran di beberapa kota pada 2026.
Pelatihan dan tujuan
Kegiatan ini bertujuan mempercepat kemampuan digital UMKM agar lebih kompetitif di pasar ekspor. Pelatihan sebelumnya digelar di Bandung dan Batam, lalu dilanjutkan di Jakarta.
Metode penyelenggaraan dilakukan bergiliran karena jumlah UMKM di Indonesia sangat besar. Pelatihan menggabungkan materi pemasaran digital, pemanfaatan AI, dan strategi akses pasar luar negeri.
Manfaat AI bagi UMKM
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan AI dapat mempermudah proses penjualan dan promosi produk. Menurutnya, kemampuan ini penting agar UMKM tidak tertinggal dari pelaku usaha yang telah mengadopsi teknologi.
"Saya pikir dengan AI nanti lebih mudah kita bisa menembus pasar global. Memang ini orientasinya untuk ekspor, tetapi kita namanya jualan, pasar di dalam negeri juga besar, berarti juga penting di dalam negeri,"
Budi menekankan bahwa pemanfaatan teknologi bukan sekadar tren. Ia menyebut AI sebagai salah satu alat yang bisa meningkatkan efisiensi pemasaran dan jangkauan pelanggan.
"Kita itu memanfaatkan teknologi. Ya, salah satunya AI,"
Seleksi produk dan fokus ekspor
Menurut Budi, produk yang mengikuti pelatihan telah melalui proses kurasi. Produk-produk itu dinilai sudah memenuhi standar ekspor sehingga pelatihan difokuskan pada teknik penjualan dan promosi.
"Nah, hasil kurasinya produk-produk ini memang sudah memenuhi atau standar ekspor, ya. Sehingga sekarang fokus kita adalah bagaimana cara berjualan, bagaimana cara ber, ya, yang nanti akan dipandu oleh Meta Indonesia,"
Pelatihan diarahkan membantu UMKM menyiapkan materi pemasaran digital, pengemasan informasi produk, serta strategi penetapan harga dan logistik untuk pasar asing.
Langkah ke depan
Peluang ekspor UMKM dianggap besar apabila adopsi teknologi berjalan cepat dan menyeluruh. Kemendag berencana melanjutkan program serupa ke daerah lain demi mencakup lebih banyak pelaku usaha.
Dengan dukungan mitra seperti Meta Indonesia dan UKMIndonesia.id, pemerintah berharap transformasi digital akan menjadi jembatan bagi UMKM menembus pasar global sekaligus memperkuat pasar domestik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Hadiri Puncak HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena
Presiden Prabowo hadir pada puncak HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena Senayan, Sabtu malam; sejuml...
DPR Minta Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Dioptimalkan
Komisi I DPR minta optimalkan pencarian lima jurnalis hilang kontak saat meliput di kawasan Gunung Anak Krak...
MPSI Dukung Pendokumentasian untuk Perkuat Identitas Adat Wanam
MPSI mendorong pendokumentasian sejarah dan silsilah marga Wanam untuk memperkuat identitas dan kemandirian...
Kemenkum Terapkan E-Voting untuk Pilih Kakanwil Banten
Kemenkum menggelar e-voting untuk memilih Kakanwil Banten pada 9 September 2026 sebagai uji coba manajemen t...
Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi Dampak El Nino
Kementerian PU tangani 2.200 lokasi terdampak El Nino hingga 7 Sept 2026, sediakan air bagi 857.725 jiwa dan...
Meta Bekali 200 UMKM dengan AI untuk Tembus Pasar Global
Meta melatih 200 UMKM di Batam, Bandung, dan Jakarta pada 9 Sept 2026 lewat program AI untuk memperluas akse...