Nasional

Luhut Perluas Agen Perlinsos, Target 48 Juta KK Desember 2026

Bagikan:
Luhut Binsar Pandjaitan berbicara soal Agen Perlinsos dan target pendaftaran 48 juta KK

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah menargetkan pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital mencapai 48 juta Kepala Keluarga (KK) pada Desember 2026. Untuk mempercepat capaian itu, pemerintah memperluas jaringan Agen Perlinsos dengan melibatkan ASN, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setelah pertemuan konsolidasi lintas wilayah di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Perluasan jaringan dan konsolidasi lintas instansi

Pemerintah mengajak partisipasi aparat kewilayahan dan masyarakat untuk menjadi Agen Perlinsos. Dalam pertemuan, hadir Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta jajaran Pangdam, Kapolda, dan seluruh Dandim dari ketiga provinsi itu. Konsolidasi ditujukan untuk mempercepat uji coba Perlinsos Digital yang sedang berjalan di sejumlah daerah pilot.

Dalam pertemuan ini saya memberikan instruksi krusial: kita wajib memperluas jaringan Agen Perlinsos secara masif dengan melibatkan ASN, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Karena aparat dan aparatur inilah ujung tombak negara yang sehari-hari berinteraksi langsung serta paling memahami kondisi warganya hingga tingkat tapak

Progres pendaftaran dan target nasional

Sampai saat ini tercatat 4,3 juta KK sudah mendaftar dalam pilot yang tersebar di 258 kabupaten/kota. Pemerintah memproyeksikan jumlah pendaftaran itu meningkat menjadi 48 juta KK pada Desember 2026. Untuk mengejar target tersebut, dibutuhkan sekitar 250.000 Agen Perlinsos khususnya di Pulau Jawa.

Data Angka
KK terdaftar saat ini 4,3 juta
Lokasi pilot 258 kabupaten/kota
Target pendaftaran 48 juta KK (Desember 2026)
Kebutuhan Agen di Jawa ~250.000

Peran Agen dan mekanisme verifikasi

Luhut menegaskan Agen Perlinsos bukan penentu kelayakan penerima bantuan. Mereka berfungsi sebagai loket pelayanan bergerak untuk membantu pendaftaran dan pengajuan sanggahan secara lebih mudah dan dekat dengan warga.

Terkait peran Agen Perlinsos, perlu saya pastikan juga bahwa mereka bukanlah pihak yang menentukan seseorang berhak menerima bantuan atau tidak. Tugas mereka murni sebagai 'loket pelayanan bergerak' yang membantu warga untuk mendaftar kapan saja dan di mana saja

Pemerintah memangkas birokrasi yang sebelumnya memakan sekitar tujuh tahapan berjenjang. Keputusan akhir penerima bantuan akan ditentukan melalui verifikasi sistem otomatis yang mengintegrasikan data nasional untuk menjaga objektivitas.

Cara pendaftaran dan ajakan partisipasi

Masyarakat yang ingin ikut menjadi Agen Perlinsos dapat mendaftar melalui portal resmi Kementerian Sosial. Kementerian Sosial membuka ruang partisipasi publik untuk memperluas jangkauan layanan sosial tersebut.

Tujuan dari upaya ini: jangan sampai ada masyarakat yang berhak, tetapi tidak mendapatkan bantuan hanya karena tidak tercatat atau kesulitan mengakses sistem. Birokrasi harus semakin dekat, melayani dengan mudah sehingga bantuan sosial diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan

Upaya perluasan Agen Perlinsos dan pengepasan sistem digital diharapkan mempercepat penyaluran bantuan sosial kepada kelompok berhak dan menutup celah administrasi yang selama ini menghambat akses warga.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait