Olahraga

TVRI Bawa Nonton Piala Dunia ke Pelosok, Warga Ramaikan Nonton Bersama

Bagikan:
Warga desa menonton Piala Dunia bersama di halaman menggunakan televisi TVRI

TVRI menghadirkan siaran Piala Dunia hingga desa dan pelosok Indonesia, mendorong warga berkumpul untuk menonton bersama tanpa biaya berlangganan. Siaran gratis yang dapat ditangkap lewat televisi digital dan antena itu memicu keramaian di balai desa, pos ronda, dan halaman rumah sepanjang malam pertandingan.

Nonton bersama menghidupkan malam di desa

Nonton bersama menjadi agenda rutin yang dinantikan warga di berbagai daerah. Balai desa, pos ronda, dan halaman rumah dipenuhi penonton setiap pertandingan. Anak-anak, orang dewasa, dan lansia duduk berdampingan sambil bersorak dan bertepuk tangan, menciptakan suasana kebersamaan yang kuat.

  • Balai desa
  • Pos ronda
  • Halaman rumah

Akses gratis dan kualitas tayangan

Siaran TVRI menjadi solusi bagi masyarakat yang terkendala biaya berlangganan saluran berbayar. Warga hanya memerlukan televisi digital dan antena untuk menikmati pertandingan dengan kualitas gambar jernih. Ketersediaan sinyal membuat pengalaman menonton semakin nyaman di berbagai lokasi nonton bersama.

Suara warga: apresiasi dan kebanggaan

Warga di sejumlah daerah menyampaikan apresiasi atas layanan siaran tersebut. Dandi, warga Kayan Hilir, menyatakan rasa syukur karena seluruh komunitas dapat mengikuti pertandingan tanpa biaya tambahan.

"Terima kasih TVRI karena kami bisa menikmati Piala Dunia secara gratis. Setiap malam pertandingan, suasana nonton bersama selalu ramai dan penuh kebersamaan," kata Dandi, Sabtu, 4 Juli 2026.

Hal serupa dirasakan Eko dari pedalaman Kabupaten Sumba Timur. Ia menyebut siaran publik itu sebagai hiburan yang menghubungkan daerahnya dengan momen nasional.

"TVRI membawa hiburan hingga daerah kami yang jauh dari kota. Kami bangga tetap dapat menikmati momen bersama masyarakat seluruh Indonesia," ujar Eko.

Peran TVRI sebagai perekat sosial

Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia TVRI, Ezki Suyanto, menegaskan layanan ini menjangkau semua lapisan masyarakat. Ia menilai antusiasme penonton membuktikan televisi publik masih berperan sebagai perekat sosial yang menyatukan lintas usia dan wilayah.

Kisah nonton bersama selama Piala Dunia menunjukkan dampak sosial positif dari akses siaran publik. Selain menghadirkan hiburan, siaran tersebut mempererat hubungan antarwarga dan memastikan momen olahraga dunia dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait