Olahraga

Nobar Piala Dunia Dongkrak Penjualan Kafe Stasiun hingga 20%

Bagikan:
Pengunjung menonton pertandingan di Loko Cafe Stasiun Gubeng saat nobar Piala Dunia

Nobar pertandingan Piala Dunia di kafe stasiun meningkatkan kunjungan dan penjualan di Stasiun Gubeng, Surabaya. Regional Head 8 Surabaya KAI Services, Robert Soehardi, menyatakan lonjakan itu terjadi sepanjang gelaran nobar dan tercatat realisasi kenaikan kunjungan sekitar 20 persen, melebihi proyeksi awal 10 persen.

Lonjakan kunjungan dan penjualan

Program nonton bareng membuat penumpang yang semula hanya menunggu keberangkatan memilih menghabiskan waktu menonton di area kafe. Menurut Robert, peningkatan kunjungan ini sejalan dengan naiknya transaksi pada menu makanan dan minuman.

"Antusiasme pengunjung melampaui perkiraan, di Loko Cafe Stasiun Gubeng peningkatan kunjungan diproyeksikan sekitar 10 persen selama penyelenggaraan nobar. Namun, realisasinya justru mencapai sekitar 20 persen,"

Strategi kafe untuk menarik pengunjung

Loko Cafe menyiapkan beberapa langkah untuk memaksimalkan momentum nobar. Selain menampilkan siaran pertandingan, kafe menyediakan paket menu khusus dan promosi minuman.

  • Area menonton indoor dan outdoor untuk kenyamanan pengunjung.
  • Paket menu khusus terkait kegiatan nobar.
  • Publikasi acara dan paket spesial agar lebih banyak pengunjung tahu.

Langkah-langkah ini dirancang agar penumpang merasa betah dan memutuskan tinggal lebih lama, sehingga berpotensi menaikkan nilai transaksi per pengunjung.

Suasana teratur meski penuh

Robert menegaskan meski seluruh kursi terisi saat pertandingan, suasana tetap tertib dan tidak menimbulkan kerumunan berlebihan. Pengelola kafe menempatkan kenyamanan sebagai prioritas terutama saat acara berlangsung.

"Pengelola memastikan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas. Terlebih saat acara berlangsung,"

Dampak jangka panjang dan prospek

Keberhasilan program nobar ini juga mendorong meningkatnya jumlah pelanggan yang kembali berkunjung (repeatable customer). Dengan respons positif tersebut, kegiatan serupa dinilai berpotensi diulang pada agenda besar berikutnya untuk mempertahankan dan memperluas basis pelanggan.

Secara lebih luas, fenomena ini menunjukkan potensi kegiatan event-driven untuk mendorong ekonomi mikro di kawasan stasiun. Jika dipadukan dengan promosi yang konsisten dan pengelolaan kerumunan yang rapih, model nobar bisa menjadi strategi pemasaran efektif bagi kafe di area transit.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait