Tren Kuliner Manis: Devie Cake & Cookies Hadirkan Inovasi
Devie Serlina Zendrato, pemilik Devie Cake & Cookies, menceritakan bagaimana pastry dan bakery kini berubah dari hadiah perayaan menjadi camilan sehari-hari bagi generasi muda. Dalam Program Rang Mudo Kreatif RRI Pro 2 Padang, ia menjelaskan strategi produk, pemasaran, dan tantangan menjalankan usaha kue di tengah persaingan ketat.
Pergeseran kebiasaan dan peluang pasar
Permintaan terhadap kue dan dessert meningkat, terlihat dari banyaknya kafe dan restoran yang menambahkan pilihan manis di menu mereka. Selain itu, toko khusus kue dan dessert semakin bertambah untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Perubahan ini membuka peluang bagi pelaku UMKM kuliner. Devie menilai pangsa pasar luas terutama pada anak muda yang mencari camilan praktis dan varian rasa baru.
Produk dan variasi yang ditawarkan
Devie Cake & Cookies menawarkan beragam produk untuk menjangkau preferensi pelanggan. Pilihan yang disediakan dirancang agar fleksibel untuk acara dan konsumsi harian.
- Cake dan bolu
- Cookies
- Dessert siap saji
- Hampers untuk berbagai kebutuhan
Inovasi, kualitas, dan kebersihan sebagai kunci
Menurut Devie, inovasi produk menjadi kunci bertahan dalam persaingan. Meski rutin menghadirkan varian baru, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan baku, cita rasa, dan kebersihan.
Pendekatan ini bertujuan mempertahankan kepercayaan pelanggan sekaligus membangun reputasi merek yang konsisten.
Pemasaran digital dan pembangunan merek
Untuk memperluas jangkauan, Devie memanfaatkan media sosial sebagai platform promosi sekaligus alat interaksi dengan pelanggan. Konten menarik dan responsif terhadap pelanggan dianggap penting untuk meningkatkan perhatian dan loyalitas konsumen.
Strategi digital ini juga membantu Devie membuka peluang penjualan serta memperkenalkan produk ke segmen yang lebih luas.
Tantangan dan harapan ke depan
Devie mengakui persaingan bisnis makanan semakin ketat sehingga pelaku usaha harus kreatif dan konsisten mempertahankan standar produk. Ia berharap usahanya makin dikenal, terus berinovasi, dan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja.
Ia juga mendorong generasi muda untuk memulai usaha dari kemampuan yang dimiliki, dengan kerja keras dan kemauan belajar sebagai modal utama.
Tren kuliner manis yang berkembang menawarkan peluang nyata bagi pelaku usaha lokal dan calon pengusaha muda untuk bereksperimen dan tumbuh di pasar yang dinamis.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
SIGAP Cabai: TPID NTT Dorong Urban Farming Sekolah di Kupang
TPID NTT luncurkan SIGAP Cabai: lomba budidaya dan hilirisasi cabai rawit untuk 49 SMA/SMK di Kupang guna ke...
Pasar Saham Semester II 2026 Beralih ke Fundamental
Analis Mirae Asset: pada semester II 2026 pasar saham beralih ke penilaian fundamental, dipengaruhi kebijaka...
Banjarmasin Dukung Festival Kuliner Banua Perkuat UMKM
Pemkot Banjarmasin dukung Festival Kuliner Banua x QRIS 2026 untuk memperkuat UMKM, memperluas pasar, dan me...
Dari Limbah Batok Kelapa, UMKM Nagan Raya Dorong Kreativitas Anak Muda
Safrijal di Nagan Raya mengubah limbah batok kelapa jadi kerajinan bernilai, melatih pekerja, dan mendorong...
Nusa Tenggara Creative Festival Dorong UMKM Naik Kelas
Wakapolda NTB buka Nusa Tenggara Creative Festival di Mataram untuk dorong ekonomi kreatif dan bantu UMKM na...
Teh Jahe Herbal Jadi Produk Unggulan SMKN 1 Meureubo
Siswa SMKN 1 Meureubo memproduksi teh jahe herbal sebagai produk unggulan lewat pembelajaran APHP, dipasarka...