Lokal

TK Ruman Aceh Gelar MPLS, 33 dari 46 Murid Dibiayai Donatur

Bagikan:
Anak-anak TK RUMAN Aceh mengikuti kegiatan MPLS di halaman sekolah

BANDA ACEH — Menyongsong Tahun Ajaran Baru 2026/2027, TK RUMAN Aceh menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Senin, 13 Juli 2026, di sekretariat Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Kegiatan lima hari ini diikuti seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah, dengan tema ramah sesuai amanat Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026.

Kegiatan MPLS: belajar sambil bermain

Kepala TK PKBM Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh, Yusniar Agustina, mengatakan MPLS untuk tingkat TK difokuskan pada pendekatan bermain sambil belajar. Anak-anak dikenalkan lingkungan sekolah tanpa adanya pembedaan perlakuan atau perundungan agar merasa aman dan nyaman.

"Setelah itu mereka ke halaman depan untuk bermain bersama. Ada yang menggambar, mewarnai, dibacakan buku oleh bunda guru dan menggunakan alat permainan edukatif (APE) luar ruangan seperti perosotan, terowongan dan lainnya.

Jurnal pagi ceria bersama, berdoa, dan mengenalkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun),"

Penerimaan murid dan skema pembiayaan

Pada tahun ajaran baru ini TK RUMAN Aceh menerima 46 murid. Dari jumlah tersebut, 33 anak bersekolah secara gratis karena biaya pendidikan ditanggung oleh para donatur tetap. Setiap anak yang digratiskan mendapatkan dukungan sekitar Rp 425.000 per bulan selama satu tahun ajaran.

"Bersama 23 donatur tetap, kita menggratiskan biaya pendidikan 33 anak keluarga fakir yang telah dinyatakan lulus survey oleh tim RUMAN Aceh pada Juni lalu. Survey itu juga menentukan belasan anak yang mendapatkan subsidi."

Beberapa murid lainnya mendapat subsidi sebagian berdasarkan hasil survei. Sementara siswa yang membayar penuh tidak melalui proses survei.

Jaringan donatur

Pembina RUMAN Aceh, Ahmad Arif, mengatakan donatur berada tidak hanya di Aceh, tetapi juga dari Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, serta diaspora di Swiss, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, dan Australia. Ada pula kontributor warga negara Singapura, Malaysia, dan Australia.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak kami haturkan kepada para donatur atas trust (kepercayaan) yang mereka berikan kepada RUMAN Aceh. Di antara mereka bahkan ada yang masih terus berbagi sejak tahun pertama TK dimulai 11 tahun lalu. Berkah berbagi bersama dalam bingkai bergerak, berkarya dan bermanfaat, insya Allah,"

Rekam jejak lulusan

Sejak berdiri 11 tahun lalu, TK RUMAN Aceh mencatat angka kelulusan yang signifikan. Berikut data penerimaan dan lulusan yang disampaikan lembaga:

Keterangan Jumlah
Penerimaan murid tahun ajaran 2026/2027 46
Murih bersekolah gratis (donatur tetap) 33
Dukungan donatur per anak per bulan Rp 425.000
Total lulusan 2015/2016–2025/2026 706
Lulusan tidak berbayar (gratis) 531
Lulusan subsidi sebagian 122
Lulusan bayar penuh 53

Donasi berkelanjutan dianggap kunci keberlangsungan program pendidikan di RUMAN Aceh yang berfokus pada akses bagi anak-anak kurang mampu. Dengan pendekatan bermain dan pembelajaran yang ramah, pengelola berharap anak-anak dapat memulai pendidikan dasar dengan rasa aman dan kesiapan berinteraksi sosial.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait