Tips Memilih Benang dan Hakpen untuk Pemula Merajut
Putri Hidayah, Owner Craft.ph, memberikan tips memilih benang dan ukuran hakpen agar pemula merajut bisa menghasilkan karya rapi dan tahan lama. Pernyataan itu disampaikan saat Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Kamis, 23 Juli 2026. Tujuannya agar hobi merajut tidak sekadar coba-coba, melainkan terarah melalui pemilihan bahan, alat, dan sikap yang tepat.
Kenali jenis benang
Pemula perlu memahami karakter benang sebelum menentukan produk yang akan dibuat. Setiap jenis benang punya kekuatan dan tekstur berbeda sehingga cocok untuk item tertentu.
Putri menjelaskan perbandingan dua jenis benang yang sering digunakan. Ia menyarankan pemilihan berdasarkan fungsi akhir produk.
"Untuk tas biasanya menggunakan benang polyester karena lebih kokoh dan kuat. Sementara untuk topi, pakaian atau perlengkapan bayi lebih cocok memakai benang katun milk karena teksturnya lembut dan nyaman digunakan,"
Secara singkat: gunakan benang polyester untuk produk yang butuh daya tahan. Gunakan benang katun milk untuk bahan yang kontak langsung ke kulit atau kebutuhan bayi.
Pilih hakpen sesuai ukuran benang
Selain benang, ukuran hakpen menentukan kerapatan dan kenyamanan kerja. Hakpen yang terlalu besar atau kecil akan mengubah hasil rajutan.
"Ukuran hakpen harus disesuaikan dengan ukuran benang karena akan memengaruhi hasil rantai, kerapatan rajutan, dan kenyamanan saat merajut. Kalau salah memilih hakpen, hasil rajutan juga akan berbeda dari yang diharapkan,"
Pelajari pasangan ukuran benang dan hakpen pada label benang atau panduan produsen. Uji beberapa kombinasi pada swatch kecil sebelum memulai proyek besar.
Sikap dan teknik dasar yang diperlukan
Keahlian teknis saja tidak cukup. Perajut perlu sabar, teliti, dan konsentrasi tinggi sepanjang proses.
"Untuk menjadi perajut itu kita harus punya kemauan dulu karena kalau kemauan kita tinggi, kita akan terus berlatih dan belajar. Selain itu, kita juga harus sabar karena setiap proses latihan akan membawa kita menghasilkan karya yang lebih baik,"
Satu pola atau tusukan yang salah bisa memaksa pengerjaan dibongkar ulang. Karena itu, ketekunan menjadi modal utama bagi pemula.
Mulai mencoba dan peluang
Putri mendorong masyarakat berani mencoba crochet sebagai hobi atau peluang usaha. Belajar dari kesalahan disebutnya sebagai bagian dari proses menuju keterampilan profesional.
Untuk pemula, disarankan memulai dari proyek kecil seperti topi atau saputangan, lalu naik ke produk yang memerlukan struktur lebih kuat seperti tas.
Dengan memahami jenis benang, memilih hakpen yang tepat, dan membangun sikap belajar yang konsisten, pemula dapat mempercepat kemajuan dan menghasilkan produk handmade berkualitas.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Mengapa Produk Handmade Tetap Diburu di Era Produksi Massal
Produk handmade tetap laris karena keunikan, personalisasi, dan kualitas bahan, kata Putri Hidayah saat Obro...
Arby's Rumah Kue Terapkan Produksi Sesuai Pesanan untuk Kurangi Limbah
Arby's Rumah Kue Malang menerapkan produksi sesuai pesanan untuk menjaga kualitas sekaligus mengurangi limba...
Koperasi Pesantren Lumajang Ikuti Workshop Pengembangan Usaha
Pengurus koperasi pesantren Lumajang mengikuti workshop pada 23 Juli 2026 untuk memperkuat tata kelola dan m...
Belu Larang Sembelih Sapi Betina Produktif, Populasi 67.141
Pemda Belu melarang penyembelihan sapi betina produktif untuk menjaga populasi; jumlah sapi naik menjadi 67....
Pertamina Pastikan 13 SPBU Palembang Layani Biosolar 24 Jam
Pertamina memastikan 13 SPBU di Palembang menyalurkan Biosolar bersubsidi 24 jam untuk mereduksi antrean dan...
KAI Services Siagakan 2.380 OBC dan 6.076 CBS untuk Kebersihan Kereta
KAI Services kerahkan 2.380 OBC dan 6.076 CBS di Jawa-Sumatera untuk menjaga kebersihan kereta dan stasiun,...