Bupati Bangkalan Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Katol Barat
Bangkalan, 22 Juli 2026 — Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, pada Rabu (22/7/2026). Peninjauan bertujuan memastikan master plan kawasan, tata letak bangunan, kesiapan lahan, infrastruktur pendukung, kelengkapan administrasi, serta perencanaan teknis proyek.
Peninjauan dan tujuan
Tim dari Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum ikut menemani peninjauan. Pemeriksaan difokuskan pada aspek perencanaan agar pembangunan berjalan sesuai standar pemerintah pusat. Proses ini penting untuk menekan risiko penundaan dan memastikan mutu konstruksi sejak awal.
"Kami memastikan seluruh persiapan, mulai dari lahan, administrasi hingga perencanaan teknis, benar-benar siap agar pembangunan dapat berjalan optimal,"
Target waktu dan tahap pembangunan
Lukman menyampaikan pembangunan SR di Desa Katol Barat masuk tahap III dan ditargetkan rampung pada 2027. Setelah selesai, sekolah dan fasilitas pendukung akan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2027.
Kuota awal dan pengembangan jenjang
Pada tahap awal, kuota penerimaan peserta didik masih terbatas. Rencananya tersedia satu rombongan belajar untuk jenjang SD dan dua rombongan belajar untuk jenjang SMP. Pembukaan jenjang SMA akan dilakukan secara bertahap seiring pengembangan fasilitas.
Kapasitas dan animo masyarakat
Dari data sementara, usulan calon peserta didik mencapai 300 hingga 600 siswa. Ke depan, sekolah berkonsep pendidikan berasrama itu diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
"Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,"
Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan itu berharap sekolah baru ini dapat menjadi fasilitas pendidikan yang melahirkan generasi unggul.
"Kami berharap sekolah ini mampu melahirkan generasi Bangkalan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,"
Implikasi ke depan
Dengan kesiapan administrasi dan perencanaan teknis yang ditekankan, proses konstruksi diharapkan berlangsung lancar. Jika target 2027 tercapai, pembukaan bertahap jenjang pendidikan akan membantu mengatasi keterbatasan akses bagi keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui model sekolah berasrama yang terencana.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ketua DPRD Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS
Ketua DPRD Malang minta Pemkot perketat pengawasan perusahaan soal kepesertaan BPJS setelah ada peserta nona...
Khitan Gratis di Magetan, PDI Perjuangan Gelar Layanan Rutin
DPC PDI Perjuangan, komunitas, dan Muhammadiyah Ngariboyo menggelar khitan gratis rutin setiap Jumat untuk m...
Soekarno Run Banyuwangi: Pelari Tampil dengan Kostum Beragam
Soekarno Run Banyuwangi 20 Sept 2026 menampilkan pelari dengan kostum adat, tokoh pewayangan, dan kreasi mod...
Anak Usia Dini Ikut Soekarno Run BWX 2026, Peserta Termuda 4 Tahun
Anak-anak ikut Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi; peserta termuda 4 tahun dan kategori 1K jadi ruang penge...
Eri Cahyadi Tekankan Semangat Berdiri di Kaki Sendiri di Soekarno Run
Eri Cahyadi mengajak peserta Soekarno Run BWX 2026 menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kemandirian,...
Romy Ajak Gen Z Kuasai Pengawasan Pemilu Jelang 2029
Romy Soekarno dorong Gen Z pahami pengawasan partisipatif jelang Pemilu 2029, waspadai hoaks, AI, dan politi...