Said Abdullah Salurkan Dana Reses untuk Renovasi RTLH di Talango
SUMENEP — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Said Abdullah, mengalokasikan dana reses periode 2025–2026 untuk renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (22/7/2026). Program ini diprioritaskan bagi warga termiskin di 19 dusun dengan tujuan memperbaiki kondisi tempat tinggal akibat keterbatasan ekonomi.
Penyerahan bantuan dan sasaran
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Talango. Sasaran program meliputi warga yang masuk kategori sangat miskin, miskin, hingga hampir miskin menurut data kesejahteraan lokal.
Tim pelaksana melakukan verifikasi untuk menentukan keluarga penerima. Renovasi direncanakan menjangkau 19 dusun agar distribusi bantuan lebih merata.
Alasan dan pernyataan pengusul
Said menekankan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar selain pangan dan sandang. Ia ingin dana reses DPR RI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh kelompok yang paling membutuhkan.
"Rumah adalah kebutuhan dasar. Karena itu, kami ingin dana reses DPR RI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang paling membutuhkan," kata Said Abdullah.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mengatakan, kebutuhan rumah layak huni di Indonesia masih besar. Secara nasional backlog perumahan diperkirakan mencapai sekitar 15 juta unit, sementara jumlah rumah tidak layak huni mencapai sekitar 43,3 juta rumah tangga.
Situasi khusus di Madura
Said juga menyoroti kondisi Pulau Madura. Menurutnya, tingkat rumah layak huni di Madura baru sekitar 71 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur yang mencapai sekitar 80 persen. Kondisi ini menjadi salah satu alasan penyaluran dana ke Talango.
Verifikasi dan pengawasan
Seluruh penerima bantuan dipilih melalui proses selektif. Tim lapangan melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi rumah calon penerima.
Said menegaskan akan mengawasi proses renovasi hingga selesai untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
"Ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban saya kepada masyarakat atas pelaksanaan dana reses DPR RI. Harapannya, bantuan ini benar-benar bermanfaat dan mampu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Talango," pungkasnya.
Implikasi dan tindak lanjut
Program ini diharapkan dapat mengurangi angka RTLH di Talango dan menjadi model bagi program serupa di wilayah lain. Pantauan dan pelaporan hasil renovasi akan menentukan kelanjutan atau perluasan program di periode mendatang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Jalan Usaha Tani 200 m di Pasuruan Ditinjau, Permudah Akses Petani
Arifin meninjau pembangunan jalan usaha tani 200 m di Dusun Kedungturi, Pasuruan, sebagai upaya perbaikan ak...
Ketua DPRD Malang Dorong Penguatan Ekosistem Seni dan Urban Farming
Ketua DPRD Malang dorong KIK lebih bermanfaat, permudah perizinan seni, dan kembangkan urban farming untuk k...
Surabaya Usul Sumur Resapan untuk Kendalikan Banjir di Kampung
Ketua DPRD Surabaya usul sumur resapan untuk kendalikan banjir kampung, melengkapi bozem dan perbaikan drain...
Sumur Resapan Jadi Solusi Pengendalian Banjir di Surabaya
Ketua DPRD Surabaya usulkan sumur resapan dan bozem kecil sebagai solusi pengendalian banjir di kawasan pada...
DPRD Jember Dorong Aturan Tertulis untuk Pengendalian Sound Horeg
DPRD Jember mendorong aturan tertulis untuk mengatur sound horeg setelah rapat dengan MUI, Polres, Pemkab, d...
KKP Gelar Bulan Bakti di KNMP Lateng, Dorong UMKM dan Kuliner
KKP menggelar Bulan Bakti di KNMP Lateng Banyuwangi untuk dukung UMKM perikanan, wisata kuliner, layanan ser...