Tiga Pemain Persita Dipanggil Timnas Jelang Juni 2026
Tiga pemain Persita dipanggil ke tim nasional masing-masing pada periode uji coba internasional bulan Juni 2026. Ketiganya adalah Hokky Caraka (Timnas Indonesia), Pablo Ganet (Guinea Khatulistiwa), dan Tamirlan Kozubaev (Kirgistan). Pemanggilan ini bertepatan dengan persiapan Piala AFF dan sejumlah laga persahabatan sebagai pematangan skuad.
Siapa dan untuk apa
Hokky Caraka masuk dalam skuad sementara Timnas Indonesia arahan pelatih John Herdmann. Panggilan ini sebagai bagian persiapan menghadapi Piala AFF yang digelar 24 Juli sampai 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia akan menjalani dua laga uji coba pada awal Juni sebagai bagian program pemusatan latihan.
Pablo Ganet menerima panggilan ke timnas Guinea Khatulistiwa untuk dua laga uji coba di Maroko. Sementara Tamirlan Kozubaev kembali diberi tempat di skuad Kirgistan setelah absen pada Maret lalu.
Jadwal uji coba dan lokasi
- Timnas Indonesia: uji coba lawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni.
- Guinea Khatulistiwa (Pablo Ganet): uji coba melawan Burundi pada 4 Juni dan Komoro pada 9 Juni, berlangsung di Marrakech, Maroko.
- Kirgistan (Tamirlan Kozubaev): tampil di Three Nations Cup di Bishkek, menghadapi Kenya pada 3 Juni dan Palestina pada 9 Juni.
Peran pemain Persita
Pablo Ganet tercatat memiliki pengalaman internasional luas dengan total 56 caps dan menjadi andalan tim nasionalnya. Pada level klub bersama Persita musim ini, ia mencetak 5 gol dari 31 penampilan. Data ini menunjukkan kontribusi signifikan Ganet bagi tim di level klub dan internasional.
Hokky Caraka diharapkan mendapat kesempatan menunjukkan perkembangan di skuat Garuda menjelang turnamen regional. Sedangkan kembalinya Tamirlan Kozubaev ke timnas Kirgistan menambah opsi pelatih Robert Prosinecki, yang ditunjuk sebagai pelatih kepala sejak Desember 2025.
Dampak bagi Persita
Pemanggilan tiga pemain menjadi bukti perkembangan pembinaan pemain di klub. Manajemen Persita menyatakan dukungan penuh kepada para pemain yang meninggalkan klub untuk tugas internasional. Kehadiran mereka di tim nasional juga dapat meningkatkan eksposur klub di kancah internasional.
Implikasi dan langkah ke depan
Para pemain diharapkan kembali ke klub dengan pengalaman berharga yang dapat memperkuat Persita pada lanjutan kompetisi domestik. Pemantauan kondisi fisik dan manajemen menit bermain setelah pemanggilan akan krusial untuk menjaga konsistensi performa kedua level, klub dan negara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PBSI Pantau Talenta Muda di Kapolri Cup 2026, Jalan ke Pelatnas
PBSI memantau talenta muda di Kapolri Cup 2026 (27 Juli–1 Agustus) sebagai jalur poin nasional dan peluang m...
Indonesia Lolos Semifinal SEA V Cup 2026, Jumpa Vietnam
Timnas voli putra Indonesia melaju ke semifinal SEA V Cup 2026 usai kalahkan Filipina 3-1 di Jakarta, dan ak...
Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Jerman pada 24 Juli, menandatangani kontrak empat tahun h...
Klopp Ditunjuk Pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi menjadi pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030 dengan misi membangkitkan kembali k...
Resmi Gantikan Nagelsmann, Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp resmi ditunjuk pelatih timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Julian Nagelsmann se...
Ciputra Golfpreneur 2026, Ajang Pembuktian Pegolf Indonesia
Ciputra Golfpreneur 2026 digelar 26–29 Agustus di Damai Indah BSD; 40 pegolf Indonesia berlaga di Asian Deve...