Empat Remaja Terseret Arus di Ujong Batee, 2 Ditemukan Tewas
ACEH BESAR — Empat remaja dari Perumnas Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, terseret arus saat berenang di Pantai Ujong Batee pada Jumat (31/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Dua korban ditemukan meninggal pada Sabtu (1/8), sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kronologi kejadian
Peristiwa berawal ketika delapan remaja datang ke pantai untuk bermain bola. Bola yang meluncur ke arah laut membuat satu remaja masuk ke perairan. Arus yang cukup kuat kemudian menariknya jauh dari tepian.
Teman-temannya berupaya menolong, namun tiga remaja lain ikut terseret. Sebagian dari delapan remaja berhasil kembali ke pantai, namun empat orang dilaporkan hilang terbawa arus laut.
Identitas korban
Empat korban yang menjadi fokus pencarian adalah:
- M. Abral (15) – ditemukan meninggal dunia
- Muhiddin (18) – ditemukan meninggal dunia
- Salamuddin (16) – masih dalam pencarian
- M. Khalil Akbar (15) – masih dalam pencarian
Jenazah Abral dan Muhiddin ditemukan sekitar pukul 16.35 WIB, Sabtu (1/8). Kedua jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.
Operasi SAR gabungan
Sejak laporan masuk, operasi pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. Pencarian melibatkan Basarnas Banda Aceh, BPBD Aceh Besar, Ditpolairud Polda Aceh, Sat Brimob Ujong Batee, TNI-Polri, relawan kebencanaan, RAPI, ERPA Aceh, serta warga dan keluarga korban.
Tim melakukan penyisiran perairan menggunakan perahu karet dan peralatan penyelamatan. Pemantauan dari darat juga dilaksanakan sepanjang garis pantai. Tim menyesuaikan strategi pencarian sesuai kondisi cuaca, gelombang, arus laut, serta waktu pasang surut.
Imbauan keselamatan
Warga setempat mengingatkan pentingnya pengawasan saat berenang di pantai. Peristiwa ini menjadi peringatan agar masyarakat mematuhi rambu keselamatan dan menghindari area yang berarus kuat. Pengawasan orang dewasa terhadap anak-anak dan remaja di lokasi pantai sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Salamuddin (16) dan M. Khalil Akbar (15) masih berlangsung. Proses pencarian diprioritaskan demi menemukan kedua remaja tersebut secepat mungkin.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...