Tembok Proyek SMAN Unggulan Sukma Nias Roboh Disenggol Excavator
MEDAN — Tembok penahan pada proyek pembangunan SMAN Unggulan Sukma Nias di Desa Faekhu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, mengalami kerusakan pada Sabtu (25/8) setelah tersenggol bucket excavator saat pekerjaan penimbunan. Kerusakan terjadi di sepanjang sekitar 32 meter, namun Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menegaskan kondisi tidak roboh total dan akan segera ditangani.
Kronologi kerusakan
Peristiwa terjadi saat alat berat sedang melakukan penimbunan tanah setinggi sekitar dua meter pada area asrama putra sekolah. Kontak antara bucket excavator dan dinding penahan tanah menyebabkan bagian tersebut retak.
Pegawai Dinas Pendidikan Sumut, Faisal, menjelaskan kerusakan bersifat lokal pada Dinding Penahan Tanah (DPT) dan bukan runtuh secara keseluruhan.
"Bukan roboh tapi hanya retak bagian DPT-nya karena kena bucket excavator, yang di mana di area Asrama Putra itu sedang dilakukan pekerjaan penimbunan setinggi 2 meter," kata Faisal kepada wartawan, Jumat (3/9).
Penanganan dan tanggung jawab
Faisal memastikan pihak ketiga pelaksana proyek akan membongkar bagian pagar yang terkena alat berat dan membangunnya kembali sesuai kontrak. Menurutnya, pekerjaan akan dilanjutkan setelah koordinasi pengawas lapangan.
Dinas juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena struktur utama proyek dinilai tidak terganggu secara signifikan.
Pengawasan proyek dan anggaran
Proyek revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias dibiayai APBD Provinsi Sumatera Utara dengan nilai kontrak sebesar Rp87,34 miliar. Dinas Pendidikan menyatakan akan memperketat pengawasan melalui Cabang Dinas setempat.
Pengawasan diperkuat karena sekolah ini termasuk program prioritas Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Dinas menegaskan kesiapan memberi sanksi jika pelaksanaan kontraktor dinilai asal-asalan atau melanggar spesifikasi.
Dampak dan prospek
Menurut pernyataan resmi, perbaikan akan dilakukan segera untuk menjaga kelancaran proyek dan mencegah dampak terhadap jadwal revitalisasi. Pengawasan intensif diharapkan menjaga kualitas pekerjaan agar pembangunan tidak mengganggu kemajuan pendidikan di Kepulauan Nias, khususnya Kota Gunungsitoli.
Pemantauan lanjutan akan dilakukan sampai seluruh perbaikan selesai dan hasilnya sesuai standar kontrak.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Nias Selatan Serahkan SK Perpanjangan 633 PPPK Paruh Waktu
Pemkab Nias Selatan menyerahkan SK perpanjangan dan SPK kepada 633 PPPK Paruh Waktu pada 19 Oktober sebagai...
Polda Sumut Tangkap 3 Terduga Pelaku Penembakan di Tanjung Morawa
Polda Sumut menangkap tiga terduga pelaku penembakan di Tanjung Morawa pada 19 Oktober; motif masih didalami...
Pemkab Asahan Selesaikan Audit BPK, Raih Peringkat Tiga Realisasi Belanja
Pemkab Asahan menyelesaikan audit BPK Sumut (19/10) dan meraih peringkat tiga realisasi belanja daerah; exit...
Belanja P-APBD Sumut 2026 Melebihi Pendapatan, DPRD Dorong Pinjaman
Belanja P-APBD Sumut 2026 melebihi pendapatan Rp382 miliar; DPRD mendorong pinjaman dan obligasi untuk menut...
Satgas PRR Kirim 18 Alat Berat untuk Pengerukan Sungai di Aceh Tenggara
Satgas PRR Kemendagri menurunkan 18 alat berat dan 8 dump truk untuk pengerukan sungai di Aceh Tenggara, ope...
Orangutan Sumatera Dipulangkan dari India ke Kualanamu
Orangutan Sumatera hasil repatriasi dari India tiba di Bandara Kualanamu dan dibawa ke SRA Langkat untuk men...