Pemko Medan Luncurkan Program Tebus Ijazah untuk Siswa Kurang Mampu
Medan — Pemko Medan meluncurkan Program Tebus Ijazah untuk membantu siswa yang ijazahnya tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan. Program ini dicanangkan oleh Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap untuk meringankan beban keluarga tidak mampu. Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan per Jumat (18/9) menunjukkan program menargetkan 1.000 siswa penerima bantuan.
Tujuan dan mekanisme program
Program bertujuan membebaskan tunggakan biaya pendidikandan administrasi agar lulusan SD, SMP, dan MTs bisa membawa pulang ijazah. Sekolah mengajukan data dan bukti tunggakan sebagai dasar verifikasi. Pemko membayar tunggakan berdasarkan bukti tersebut hingga batas maksimal.
Sasaran dan nilai bantuan
Dinas Pendidikan mencatat hingga kini sebanyak 278 siswa dari keluarga tidak mampu telah menerima bantuan untuk menutup tunggakan. Bantuan diberikan kepada lulusan SD, SMP, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang ijazahnya tertahan di sekolah. Nilai bantuan maksimal yang diberikan adalah Rp2,5 juta per siswa, mencakup SPP dan biaya pendidikan lain yang tertunggak.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Target penerima | 1.000 siswa |
| Penerima saat ini | 278 siswa |
| Maksimum bantuan per siswa | Rp2.500.000 |
Dampak dan kelanjutan
Melalui program ini, Pemko Medan membantu menyelesaikan kewajiban administrasi pendidikan sehingga ijazah bisa segera diterbitkan dan diserahkan kepada lulusan. Ijazah yang sudah diterima selanjutnya dapat digunakan untuk melanjutkan studi atau keperluan administrasi lain setelah siswa menyelesaikan pendidikan.
Program masih berjalan dan jumlah penerima akan terus bertambah sampai mencapai target. Pemko mengandalkan data resmi dari sekolah sebagai dasar penyaluran bantuan agar bantuan tepat sasaran dan dapat menyelesaikan masalah administrasi pendidikan bagi keluarga tidak mampu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...