Ekonomi

Tata Kelola Danantara Transparan Perkuat Stabilitas Ekonomi

Bagikan:
Ilustrasi pengelolaan dana negara dan stabilitas ekonomi

Pengelolaan Dana Kekayaan Negara atau Danantara harus transparan dan mendukung stabilitas ekonomi nasional. Komisaris PT PELINDO (Persero) Arief Poyuono menegaskan hal ini pada Rabu, 29 Juli 2026. Menurutnya, pengelolaan yang baik membutuhkan kebijakan makro ekonomi yang kuat dan akuntabilitas publik.

Prinsip kebijakan makro dan cadangan devisa

Arief menilai bahwa dasar pengelolaan Danantara harus selaras dengan kebijakan makroekonomi. Cukupnya cadangan devisa menjadi syarat utama sebelum memperkuat pengelolaan dana investasi negara. Tanpa landasan makro yang memadai, risiko stabilitas keuangan meningkat.

Keterkaitan dengan kebijakan fiskal dan moneter

Menurut Arief, hubungan antara Danantara dan kebijakan fiskal serta moneter sangat erat. Setiap keputusan investasi harus mempertimbangkan inflasi, nilai tukar, dan stabilitas sistem keuangan. Hal ini penting agar langkah investasi tidak justru menimbulkan tekanan makroekonomi.

Batasan wewenang dan mekanisme anggaran

Arief menekankan bahwa Danantara tidak sebaiknya diberikan kewenangan besar untuk membelanjakan dana secara langsung. Ia mendorong agar semua pengeluaran berpijak pada mekanisme anggaran yang transparan dan akuntabel. Praktik semacam itu membantu menjaga fleksibilitas keuangan publik pada saat kondisi ekonomi berubah.

"Pengalokasian dana khusus dari Danantara harus dihindari,"

Risiko investasi domestik dan koordinasi antarlembaga

Investasi Danantara di pasar domestik harus dilakukan dengan kehati-hatian tinggi. Arief mengingatkan potensi pengaruh terhadap suku bunga, nilai tukar, dan harga aset keuangan. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah, otoritas fiskal, dan bank sentral menjadi syarat penting operasional yang efektif.

Transparansi, akuntabilitas, dan tujuan jangka panjang

Arief menegaskan bahwa tata kelola yang baik tidak hanya soal keuntungan investasi. Transparansi dan akuntabilitas publik menjadi penentu keberlanjutan pengelolaan dana kekayaan negara. Menurutnya, seluruh aset, kewajiban, pendapatan, dan pengeluaran harus tercermin dalam laporan keuangan pemerintah.

"Transparansi mendasari akuntabilitas dan kepercayaan publik,"

Dengan prinsip tersebut, Danantara diharapkan dapat menjadi instrumen untuk mendukung investasi strategis yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kesehatan neraca negara dalam jangka panjang.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait