PDI Jatim Gerakkan Tanam Pohon Sukun untuk Kedaulatan Pangan
Surabaya — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menginstruksikan seluruh kader melakukan penanaman pohon sukun serentak sebagai upaya memperkuat kedaulatan pangan dan menjaga ekosistem. Instruksi itu disampaikan pada Senin, 1 Juni 2026, dan setiap penanaman wajib dilaporkan beserta bukti fisik.
Instruksi penanaman dan pelaporan
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyatakan setiap PAC wajib melaporkan hasil penanaman beserta bukti. Langkah ini dimaksudkan agar gerakan tercatat dan dapat dievaluasi.
Beberapa kader telah memulai penanaman, sementara puncak kegiatan akan menjadi agenda penanaman massal yang tidak hanya berfokus pada sukun, melainkan juga beberapa jenis pohon lain.
Jadi memang semuanya kita arahkan beberapa sudah melakukan dan puncaknya nanti kita akan melaksanakan kegiatan penanaman pohon tidak hanya sukun dan beberapa pohon yang lain juga.
Alasan memilih sukun untuk ketahanan pangan
Deni menilai sukun memiliki potensi besar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Buah sukun kaya nutrisi dan dapat menjadi alternatif pangan pengganti nasi pada kondisi tertentu.
Selain itu, pemanfaatan sukun dianggap sebagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada bahan pokok impor.
Manfaat ekologis dan kaitan sejarah
Menurut Deni, pohon sukun memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga efektif menahan erosi dan mengelola aliran air. Dengan demikian, penanaman sukun juga menjadi upaya pelestarian lingkungan.
Lebih jauh, pemilihan sukun disampaikan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan yang mengakar kuat. Pohon ini bahkan disebut memiliki kaitan historis dengan Bung Karno dalam proses refleksi nilai-nilai Pancasila.
Jadi buah sukun ini kan memang keseluruhannya juga membawa manfaat. Selain pohonnya juga untuk bisa menahan arus, juga mempunyai kandungan yang luar biasa sebagai pengganti beras.
Dampak dan langkah selanjutnya
Kegiatan penanaman serentak diharapkan memberi dampak ganda: memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus memperbaiki kondisi ekosistem. DPD meminta tiap tingkat organisasi siap melaporkan progres dan berbagi praktik baik.
Ke depan, keberlanjutan program akan bergantung pada pemantauan pasar lokal, sosialisasi teknik budidaya sukun, dan integrasi tanaman ini ke dalam program ketahanan pangan di tingkat desa dan kota.
Kontak publik: Untuk informasi lebih lanjut dan panduan pelaporan, DPD mendorong PAC dan kader berkoordinasi dengan struktur DPD setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...