PDI Perjuangan Trenggalek Targetkan Musran-Musanran Rampung 29 Juli
TRENGGALEK — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menargetkan seluruh Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di 14 kecamatan selesai pada 29 Juli 2026. Penetapan batas waktu itu dilakukan sebagai upaya memperkuat organisasi menjelang agenda politik mendatang.
Target penyelesaian dan jadwal
Sekretaris DPC, Doding Rahmadi, menyatakan pelaksanaan Musran dan Musanran berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Hingga dua hari pelaksanaan, lima kecamatan telah menyelesaikan proses musyawarah.
Pelaksanaan pada Kamis (23/7/2026) digelar di Kecamatan Munjungan dan Karangan. Sedangkan pada Jumat (24/7/2026) acara berlangsung di Panggul, Watulimo, dan Gandusari.
"Semakin cepat semakin bagus. Maka dari itu kami mendorong terlaksana sesuai rencana. Pada Rabu (29/7/2026) adalah hari terakhir, yakni untuk wilayah Kecamatan Suruh,"
Persiapan dan pelaksana
Menurut Doding, panitia berasal dari unsur DPC, Fraksi PDI Perjuangan, hingga PAC. Mereka melakukan persiapan sejak jauh hari lewat konsolidasi dan penjaringan kader.
Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing kecamatan, bisa dilaksanakan pagi, siang, atau malam hari. Doding melaporkan pelaksanaan di beberapa kecamatan berjalan lancar.
"Dan mudah-mudahan pada agenda terakhir berjalan lancar. Pada dua hari pelaksanaan di Kecamatan Munjungan, Karangan hingga Watulimo semuanya berjalan baik,"
Tujuan konsolidasi dan strategi politik
Wakil Bendahara DPC sekaligus anggota DPRD Trenggalek, Ririk Wahyumawati, menyebut kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat soliditas internal partai. Konsolidasi juga dimanfaatkan untuk merumuskan strategi menghadapi kontestasi politik berikutnya.
"Dan kami dari kader siap untuk menggenjot perolehan suara,"
Kekuatan fraksi di DPRD Trenggalek
Saat ini PDI Perjuangan menjadi fraksi terbesar di DPRD Kabupaten Trenggalek. Partai itu menguasai 13 dari 45 kursi, naik dari sembilan kursi pada periode sebelumnya.
Daerah pemilihan dengan perolehan terbanyak adalah Dapil 5, yang meliputi Kecamatan Munjungan dan Dongko. Dari dapil tersebut, PDI Perjuangan meraih empat kursi yang ditempati Ririk Wahyumawati, M. Ali Gufron, Dasiran, dan Wahyudianto.
Dengan penyelesaian Musran dan Musanran yang dijadwalkan akhir Juli, partai berharap struktur tingkat ranting lebih solid dan siap menghadapi agenda politik yang akan datang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Lamongan Siapkan 10 Ribu Titik PJU, Fokus di Jalur Pantura
Pemkab Lamongan menyiapkan 10.000 titik PJU baru, fokus di Jalur Pantura untuk tingkatkan keselamatan dan ak...
PDI-P Kanigoro Percepat Regenerasi: 30% Perempuan, 30% Kader Muda
PDI Perjuangan Kanigoro membentuk kepengurusan baru dengan 30% perempuan dan 30% kader muda untuk memperkuat...
Bupati Trenggalek Dorong PDAM Pakai Energi Surya untuk Tekan Biaya
Bupati Trenggalek mendorong PDAM pakai panel surya untuk tekan biaya operasional dan perkuat kontribusi PAD...
Bupati Kediri Dukung Koperasi dan Dorong UMKM Masuk Marketplace
Bupati Kediri dukung koperasi dan dorong UMKM memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan daya saing setelah...
Rencana Bioskop di Pasar Baru Magetan Picu Kekhawatiran Pedagang
Pedagang Pasar Baru Magetan khawatir atas rencana pembangunan bioskop; DPRD jadwalkan RDP pada 24 Juli 2026...
PDI Perjuangan Trenggalek Mulai Musran dan Musanran di Munjungan
DPC PDI Perjuangan Trenggalek memulai Musran dan Musanran di Munjungan pada 23 Juli 2026 untuk memperkuat st...