Politik

Sumenep Salurkan BLT-DBHCHT ke 2.600 Pekerja Tembakau

Bagikan:
Penyerahan BLT DBHCHT oleh Bupati Sumenep kepada pekerja tembakau

Sumenep — Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) kepada 1.632 buruh pabrik tembakau dan 968 pekerja tani tembakau di PR Bumitama Blambangan, Kecamatan Lenteng, Rabu (29/7/2026). Program ini diberi alasan untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima.

Penyaluran dan sasaran penerima

Penyerahan bantuan berlangsung di lokasi pabrik dan menyasar dua kelompok tenaga kerja utama di sektor tembakau: buruh pabrik dan buruh tani. Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa kelompok ini memiliki peran strategis bagi perekonomian daerah.

"Buruh pabrik tembakau dan buruh tani tembakau memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan industri tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah,"

Menurut Fauzi, program BLT-DBHCHT merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah yang berpihak pada pekerja. Penyaluran diklaim dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Komitmen pemerintah daerah

Fauzi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep menegaskan komitmen pemerintahan daerah terhadap penggunaan dana DBHCHT. Ia menyatakan program harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, baik dalam aspek kesejahteraan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi.

"Kami berkomitmen memastikan setiap program yang didanai DBHCHT benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat, baik di bidang kesejahteraan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi,"

Arahan kepada penerima dan langkah selanjutnya

Dalam arahannya, Fauzi meminta para penerima memanfaatkan bantuan secara bijaksana. Ia menyarankan penggunaan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan anak, atau kebutuhan produktif lain yang dapat meningkatkan kualitas hidup.

Lebih jauh, Pemkab akan memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan guna mengoptimalkan pelaksanaan DBHCHT sehingga berdampak lebih luas terhadap kesejahteraan masyarakat Sumenep.

Penyaluran BLT-DBHCHT kali ini menegaskan peran program fiskal berbasis cukai dalam upaya meningkatkan perlindungan sosial bagi pekerja sektor tembakau di tingkat daerah.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait