Politik

Bangkalan Kaji Sumber Air Pamorah untuk Irigasi dan Air Bersih

Bagikan:
Peninjauan sumber air di Desa Pamorah untuk pengembangan irigasi dan air bersih

BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten Bangkalan meninjau potensi sumber dan aliran air di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, Jumat (21/8/2026), untuk dikembangkan sebagai penggerak produktivitas pertanian sekaligus sumber air bersih bagi masyarakat.

Peninjauan dan temuan awal

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama Komandan Kodim 0829 Bangkalan, Heru Dwi Santoso, melihat langsung debit dan kondisi aliran air. Peninjauan melibatkan Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan.

Diskusi di lapangan menyoroti debit air, kondisi aliran, elevasi lahan pertanian, dan kebutuhan infrastruktur pendukung. Temuan awal menunjukkan potensi debit yang cukup besar dan peluang pemanfaatan lebih optimal.

"Potensi airnya cukup besar. Ini tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga sangat potensial untuk mengairi lahan pertanian,"

Tantangan elevasi dan solusi teknologi

Tim menemukan kendala teknis utama: posisi aliran air relatif lebih rendah dibanding elevasi lahan pertanian. Karena itu diperlukan teknologi untuk menaikkan dan mendistribusikan air.

Menurut Lukman, pompa diesel yang pernah ada di lokasi tidak berfungsi sejak 2015. Pemerintah kini mengevaluasi opsi teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

"Persoalannya adalah elevasi lahan pertanian lebih tinggi dari posisi aliran air. Karena itu diperlukan teknologi untuk menaikkan air agar bisa dialirkan ke lahan pertanian maupun dimanfaatkan sebagai sumber air bersih,"

Opsi yang dikaji antara lain pemanfaatan pompa hydram yang memanfaatkan energi aliran dan gravitasi, serta pompa tenaga surya untuk kestabilan operasional tanpa ketergantungan besar pada bahan bakar atau listrik.

Cakupan lahan dan dampak potensial

Berdasarkan pembahasan, cakupan pengairan dari sumber Pamorah diperkirakan meliputi beberapa desa. Perencanaan pipanisasi dapat memperluas jangkauan ke desa-desa sekitarnya.

Desa Perkiraan Luas (hektare)
Pamorah ~240
Masaran ~200
Pocong Tidak disebutkan
Burneh (potensi tambahan) ~200
Total potensial Lebih dari 500

Penyediaan air yang lebih terjamin sepanjang tahun diperkirakan meningkatkan produktivitas pertanian. Selain memperluas lahan tanam, ketersediaan air memungkinkan peningkatan frekuensi musim tanam.

Infrastruktur pendukung dan sinergi

Pengembangan juga mencakup infrastruktur penunjang, seperti rencana pembangunan jembatan untuk mempermudah mobilitas alat dan mesin pertanian serta pengangkutan hasil panen.

Lukman menegaskan bahwa optimalisasi sumber Pamorah akan dilaksanakan melalui sinergi antara Pemkab Bangkalan dan TNI Angkatan Darat. Selain meninjau Pamorah, Bupati juga meninjau titik indikatif sumber air di Kecamatan Geger sebagai bagian pemetaan sumber daya air di wilayah itu.

Langkah pengembangan teknologi pengairan dan infrastruktur ini diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan air di Bangkalan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait