Sukarno Cup: Kejuaraan Tenis Meja di Pasuruan
Sukarno Cup digelar di Gedung Serba Guna Kelurahan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu-Minggu (20-21/6/2026). Turnamen Tenis Meja ini diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan KONI dan PTMSI untuk memperingati Bulan Bung Karno sekaligus mencari atlet potensial.
Sukarno Cup menghadirkan dua kategori utama: tingkat pelajar se-Kabupaten Pasuruan dan Ganda Divisi 6 se-Jawa Timur. Kompetisi ini bertujuan mengasah kemampuan teknis dan memperkuat semangat nasionalisme generasi muda melalui olahraga.
Penyelenggara dan tujuan
Kegiatan ini disinergikan antara partai politik dan organisasi olahraga. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menjadi penyelenggara utama, didukung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).
"Melalui Sukarno Cup ini, kami ingin memberikan wadah positif bagi para pelajar untuk mengasah mental bertanding mereka. Selain itu, kehadiran atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur pada kategori Ganda Divisi 6 diharapkan mampu mendongkrak iklim kompetisi yang sehat dan kompetitif di Pasuruan," ujar Arifin, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.
Peserta dan kategori
Antusiasme terlihat sepanjang dua hari pertandingan. Sukarno Cup mencatat peserta dari berbagai jenjang dan daerah, dengan jumlah signifikan pada kedua kategori yang dilombakan.
- Pelajar se-Kabupaten Pasuruan: 26 peserta (SD dan SMP)
- Ganda Divisi 6 se-Jawa Timur: 52 pasangan atau 104 atlet
Rincian peserta pelajar adalah sebagai berikut:
- SD Putra: 11 peserta
- SD Putri: 5 peserta
- SMP Putra: 6 peserta
- SMP Putri: 4 peserta
Hadiah, pembinaan, dan dampak
Panitia menyiapkan paket hadiah yang mendorong pengembangan atlet. Para pemenang menerima trofi dan pembinaan senilai puluhan juta rupiah yang diserahkan pada penutupan kompetisi.
Penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan meningkatkan level kompetisi antarklub di Jawa Timur dan membuka peluang bagi atlet lokal untuk terjaring dalam program pembinaan yang lebih besar.
Prospek ke depan
Sukarno Cup berpotensi menjadi agenda rutin di Pasuruan jika dukungan dari organisasi olahraga dan pemangku kepentingan terus berlanjut. Pelatih dan pengurus berharap turnamen serupa dapat lebih sering digelar untuk memperkuat talenta usia dini.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Stadion Ketonggo Diperiksa Jelang Liga 3 Nusantara
Wabup Ngawi dan Ditpamobvit Polda Jatim inspeksi Stadion Ketonggo (2 Nov 2026); ditemukan kebutuhan CCTV dan...
Komisi A Awasi Pilkades Serentak 286 Desa di Jombang 2027
Komisi A DPRD Jombang mengawal persiapan Pilkades serentak 286 desa pada November 2027 lewat RDP untuk memas...
KLIK DALAK Lumajang: DPRD Jatim Buka Klinik Investasi Keliling
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim buka KLIK DALAK di Lumajang untuk memperjelas persyaratan lingkungan dan KKP...
DPRD Surabaya Buka Peluang Revisi Perda soal Pasar Buah Tanjungsari
DPRD Surabaya mengkaji revisi Perda No.1/2023 terkait jam operasional Pasar Buah Tanjungsari untuk melindung...
Surabaya Gencarkan Intervensi UMKM untuk Anti Narkoba
Wali Kota Surabaya siapkan intervensi UMKM, dakwah, dan pelibatan warga untuk memutus peredaran narkoba di k...
Kemiskinan Banyuwangi Turun Jadi 5,6% pada 2026
Angka kemiskinan Banyuwangi turun menjadi 5,6% pada 2026; jumlah penduduk miskin 91.570 orang, terendah seja...