KemenPPPA Dorong Suara Anak Indonesia Masuk Agenda Pembangunan
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mendorong partisipasi bermakna anak melalui penyusunan Suara Anak Indonesia (SAI) 2026 menjelang Hari Anak Nasional. Inisiatif ini disampaikan di Jakarta pada Minggu, 7 Juni 2026, sebagai upaya menjadikan aspirasi anak bagian dari perencanaan dan kebijakan pembangunan yang lebih responsif dan inklusif.
Anak sebagai subjek pembangunan
PLT Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, menegaskan pentingnya memandang anak sebagai pelaku yang dapat berkontribusi dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, negara wajib memenuhi hak anak untuk didengar dan dilibatkan dalam kebijakan yang memengaruhi kehidupan mereka.
"Anak Indonesia adalah subjek pembangunan yang harus didengar, bukan sekadar objek dalam setiap kebijakan yang menyangkut mereka. Suara anak merupakan hak yang wajib dipenuhi negara dan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan nasional,"
— Rini Handayani, PLT Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA
Tujuan dan proses SAI 2026
KemenPPPA menjelaskan bahwa penyusunan SAI bukan sekadar agenda seremonial menjelang peringatan Hari Anak Nasional. Proses ini dirancang untuk memastikan aspirasi anak benar-benar menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan nasional.
"Penyusunan Suara Anak Indonesia merupakan investasi bagi masa depan. Melalui proses ini, anak-anak belajar menyampaikan pendapat, mengidentifikasi persoalan di lingkungan mereka, serta menawarkan solusi terhadap berbagai isu yang mereka hadapi,"
— Rini Handayani
Penjaringan aspirasi: berjenjang dan partisipatif
Panitia SAI, Assyifa, memaparkan bahwa pengumpulan aspirasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat desa hingga nasional. Proses ini mengutamakan keterlibatan anak secara langsung dan menerapkan prinsip-prinsip yang jelas.
- Independen
- Representatif
- Inklusif
- Fleksibel
- Transparan
"Output penjaringan suara anak adalah daftar inventaris isu anak di wilayah masing-masing. Selanjutnya, suara anak yang telah dihimpun akan masuk ke tahap pembahasan, perumusan, hingga penetapan Suara Anak Indonesia yang nantinya akan disampaikan pada peringatan Hari Anak Nasional,"
— Assyifa, Panitia SAI
Assyifa menegaskan seluruh tahapan harus mengutamakan suara asli anak tanpa intervensi orang dewasa, agar hasilnya mencerminkan kondisi dan kebutuhan anak di masing-masing daerah.
Tema dan harapan ke depan
Penyusunan SAI 2026 mengusung tema "Kumara Vakya Nusa Dipta", yang bermakna suara anak yang menerangi nusantara. KemenPPPA berharap proses ini memperkuat partisipasi anak dalam pembangunan dan mendorong lahirnya kebijakan yang lebih responsif terhadap kepentingan terbaik anak, sejalan dengan tujuan menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan langkah terstruktur ini, KemenPPPA menargetkan agar aspirasi anak tidak lagi terpinggirkan tetapi menjadi rujukan nyata dalam penyusunan program dan kebijakan pemerintah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menkop Dorong MES Jadi Penggerak Ekonomi Syariah Riil
Menkop minta MES beralih dari literasi ke penguatan sektor riil, dengan pilot di Jawa Barat dan pengembangan...
Menteri PKP Pacu Pembangunan 2.539 Rumah Subsidi di Tangerang
Kementerian PKP percepat pembangunan 2.539 rumah subsidi di Kabupaten Tangerang 2026, dukung lewat BSPS, KUR...
Tiga Taman Nasional Dapat Status PPK-BLU, Kelola Pendapatan Sendiri
Tiga taman nasional—Bromo Tengger Semeru, Komodo, dan Rinjani—resmi berstatus PPK-BLU untuk kelola pendapata...
Menbud Ajak Anak Lestarikan Permainan Tradisional di Hari Anak
Menbud Fadli Zon mengajak anak melestarikan permainan tradisional saat Festival Generasi Berani untuk kurang...
Prabowo 'Gercep' Revitalisasi SDN Tanggirejo, 131 Siswa Terlayani
Revitalisasi SDN Tanggirejo di Grobogan dimulai 25 Juli 2026; perbaikan menyasar atap, ruang kelas, perpusta...
BULOG Optimis Capai Target 4 Juta Ton Beras
BULOG mencatat pengadaan setara beras 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026; optimistis target 4 juta ton segera...