SMAN 1 Binjai Terapkan SPP Beragam, 278 Siswa Digratiskan
Binjai – SMAN 1 Binjai menerapkan kebijakan SPP beragam sesuai kemampuan orang tua untuk meringankan beban pendidikan. Kebijakan ini diumumkan oleh Plt Kepala Sekolah, Iting Rasmita Dewi Br Ginting, pada Rabu (9/9). Saat ini tercatat 278 siswa mendapat pembebasan SPP, sementara siswa lain membayar SPP dengan nominal berbeda-beda.
Keringanan SPP dan mekanisme pembayaran
Menurut keterangan sekolah, skema SPP disesuaikan dengan kondisi ekonomi wali murid. Besaran pembayaran yang diterapkan antara lain Rp50.000, Rp60.000, Rp70.000, Rp90.000, dan Rp110.000 per bulan/tahap.
Sekolah menegaskan tidak ada siswa yang dilarang mengikuti ujian karena belum membayar SPP. Panitia bahkan mengantarkan kartu ujian ke ruang ujian bagi siswa yang belum sempat mengambil kartu tersebut. Sekolah memastikan tidak ada peserta didik yang putus sekolah karena biaya.
"Alhamdulillah, di SMAN 1 Binjai kami terapkan SPP beragam sesuai kemampuan orang tua. Saat ini ada 278 murid yang digratiskan SPP," kata Iting Rasmita Dewi Br Ginting.
Pengembangan potensi siswa lewat ekstrakurikuler
Selain kebijakan finansial, SMAN 1 Binjai fokus membina potensi siswa di ranah akademik dan non-akademik. Sekolah rutin menggelar pembinaan olimpiade dan berbagai kegiatan minat bakat.
- Ekstrakurikuler non-akademik: pramuka, PMR, futsal, basket, taekwondo, tinju, pencak silat, seni tari, paduan suara, rohis, dan rohkriskat.
- Kelompok minat/kreasi: bianglala, SMANBIPEDS, paswakibra, KIR, serta kegiatan kreatif lain.
- Kegiatan rutin: pentas seni bertema "Lokatara fest", literasi-numerasi, dan panggung ekspresi setiap Kamis.
"SMAN 1 Binjai kami jadikan wadah bagi anak-anak untuk menimba ilmu, mengasah kreatifitas sesuai minat dan bakat dan yang paling penting membekali dengan adab," tambah kepala sekolah.
Dukungan komite dan langkah ke depan
Komite sekolah mendukung kebijakan SPP beragam. Dr Zunidar Sunaga MPd, perwakilan Komite SMAN 1 Binjai, menyatakan persetujuan atas besaran SPP yang disepakati bersama wali murid dan dituangkan melalui rapat resmi.
"Kami setuju dan mendukung kebijakan besaran SPP yang disesuaikan dengan kemampuan orang tua," ujar Dr Zunidar Sunaga MPd.
Sekolah menyampaikan hasil kesepakatan komite dijadikan dasar pelaksanaan kebijakan agar setiap siswa tetap memperoleh layanan pendidikan tanpa hambatan finansial. Selain itu, sekolah menyebutkan rencana penghapusan pengutipan SPP pada tahun 2027 sebagai langkah lanjutan untuk meringankan beban keluarga siswa.
Dengan kombinasi keringanan biaya dan penguatan kegiatan pembelajaran, SMAN 1 Binjai menargetkan lulusan yang cerdas, berkarakter, dan mampu membanggakan daerah. Sekolah berharap angkatan 2026 menjadi generasi "Satu Smansa, Saudara Selamanya" yang berintegritas dan berprestasi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
BKKBN Sumut Perkuat Tata Kelola Alokon demi Mutu Pelayanan KB
BKKBN Sumut gelar sosialisasi tata kelola alokon di Medan untuk memperkuat mutu pelayanan KB dan koordinasi...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Peduli Bantu 650 Pengungsi Sinabung
Elnusa Petrofin dan Pertamina Peduli menyalurkan bantuan logistik untuk sekitar 650 pengungsi Desa Sukatepu...
Langkat Gelar Penertiban Kendaraan Dinas 8–16 September 2026
Pemkab Langkat menggelar apel dan verifikasi kendaraan dinas 8–16 Sept 2026 untuk menertibkan aset daerah da...
Langkat Siaga Bencana: Forkopimda Diminta Bergerak Cepat
Plt Bupati Langkat minta Forkopimda bergerak cepat antisipasi banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem; posko...
DPRD Medan Dorong Gratiskan Ongkos Pelajar dengan Bus Listrik
Komisi II DPRD Medan mendorong Pemko gratiskan ongkos pelajar, memanfaatkan 72 bus listrik dan subsidi APBD...
Wali Kota Medan Dukung Medan Lawyer FC Cup III di Kebun Bunga
Wali Kota Medan mendukung Medan Lawyer FC Cup III pada 12-13 Sept 2026 di Stadion Kebun Bunga; 16 tim dari S...