Soekarno Music Fest Tuban: Panggung Seni dan Penggerak UMKM
Tuban — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar Soekarno Music Fest di Eks Terminal Abirama, Karangrejo, Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Kegiatan ini bagian dari peringatan Bulan Bung Karno dan bertujuan mengenang gagasan Bung Karno bahwa seni dan budaya bukan sekadar hiburan, melainkan jiwa revolusi dan alat pemersatu bangsa.
Ruang ekspresi generasi muda
Festival menampilkan musisi cilik dan band lokal Tuban yang beragam. Penampil antara lain Matoh Band, Oi Band, Aisa Project, Red Velvet, Double D, Christian X Esteh, CKTM, dan Wong Lawas. Hadirin mendapat tontonan yang edukatif sekaligus nostalgia bagi orang tua yang mengikuti acara.
- Matoh Band
- Oi Band
- Aisa Project
- Red Velvet
- Double D
- Christian X Esteh
- CKTM
- Wong Lawas
Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban sekaligus legislator DPRD Jawa Timur, Ony Setyawan, mengatakan penyelenggaraan dirancang untuk merawat nilai kebangsaan dan kecintaan pada seni.
"Semangat 'Bung Karno hadir untuk seni dan budaya' tercermin kuat dalam pagelaran Bulan Bung Karno ini. Kami hadir memberikan ruang dan panggung bagi anak-anak muda, khususnya masyarakat Tuban, untuk mengekspresikan kreativitas mereka di bidang seni musik,"
Komitmen pelestarian budaya
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Jatim, Sadari, menegaskan pelestarian warisan budaya, termasuk musik, merupakan tugas berkelanjutan pemerintah.
"Harapannya, event seperti ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa terus berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Target akhirnya adalah kesejahteraan untuk semua pihak,"
Acara juga dihadiri Kartika Widyawati (Pejabat Fungsional Pamong Budaya Ahli Muda Pemprov Jatim) dan perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tuban.
Geliat ekonomi pelaku UMKM
Selain panggung seni, festival menghadirkan pasar rakyat yang menggerakkan ekonomi lokal. Penyelenggara mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi masyarakat ke dalam acara.
Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan, dan Pendidikan DPC PDI Perjuangan Tuban, Yemi Tristiantono, menyebut para pedagang kecil berada di bawah binaan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPC PDI Perjuangan Tuban.
"Kami berharap festival musik ini tidak hanya menghidupkan kreativitas anak-anak dan grup band di Kota Tuban, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh pelaku UMKM dan pedagang kecil di sekitar lokasi,"
Implikasi dan harapan ke depan
Soekarno Music Fest di Tuban menunjukkan bagaimana acara budaya dapat berfungsi ganda: memelihara nilai kebangsaan sekaligus mendorong ekonomi lokal. Penyelenggara berharap gelaran ini berkelanjutan dan memberi manfaat panjang bagi kreator seni dan pelaku UMKM di daerah.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Akademi E-Sport Kediri Dibuka Usai Turnamen Bung Karno
Bupati Kediri membuka peluang Akademi E-Sport setelah 83 tim ikut Turnamen Bung Karno E-Sport 2026, menekank...
PDI Perjuangan Magetan Gelar Gerakan Merawat Pertiwi Rawat Punden Desa
Kader PDI Perjuangan Magetan dan warga membersihkan punden, makam, dan situs sejarah dalam Gerakan Merawat P...
Ribuan Warga Padati Haul Bung Karno ke-56 di Blitar
Ribuan warga memadati Makam Bung Karno di Blitar pada puncak Haul ke-56, Sabtu malam, dimeriahkan doa bersam...
PDI Perjuangan Magetan Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi Jaga Sumber Air
Kader PDI Perjuangan Magetan bersama warga bersihkan dan merawat sumber mata air pada Bulan Bung Karno 2026...
PDI Perjuangan Magetan Tebar Ratusan Benih Ikan Jaga Ekosistem Sungai
PDI Perjuangan Magetan tebar ratusan benih ikan di beberapa sungai selama Bulan Bung Karno 2026 untuk memuli...
Pasar Murah Kediri: Cek Kesehatan dan Donor Darah di CFD
Ratusan warga memanfaatkan pasar murah, cek kesehatan gratis, dan donor darah di CFD Simpang Lima Gumul, bag...